Menu

Mode Gelap
 

Kabar Brebes

Jelang Dibuka, Lapangan Asri Bumiayu Dipenuhi Wahana dan 185 Stan GBF 2026

badge-check


					Jelang Dibuka, Lapangan Asri Bumiayu Dipenuhi Wahana dan 185 Stan GBF 2026 Perbesar

BREBES | Kabarjateng.id – Persiapan penyelenggaraan Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 memasuki tahap akhir. Dua hari menjelang pembukaan, Lapangan Asri, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, mulai dipenuhi berbagai wahana permainan, lapak pedagang, serta stan organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi pemerintah.

Pantauan di Lapangan Asri, Rabu (26/8/2026), menunjukkan sejumlah wahana permainan telah berdiri di sejumlah titik lapangan.

Para pedagang juga mulai mendatangkan dan menata perlengkapan lapak, sementara pekerja masih menyelesaikan sejumlah fasilitas pendukung untuk memastikan seluruh area siap digunakan.

Panggung utama GBF 2026 telah terpasang di sisi selatan lapangan dengan posisi menghadap ke utara.

Di sisi kanan dan kiri panggung, masing-masing telah berdiri wahana bianglala dan kora-kora.

Di bagian barat lapangan, panitia menempatkan wahana komidi putar, ombak banyu, dan ontang-anting yang menghadap ke timur.

Sementara sisi timur disiapkan untuk wahana dinosaurus, prosotan pelangi, dan rumah hantu yang menghadap ke barat.

Dua wahana, yakni dinosaurus dan prosotan pelangi, menjadi atraksi baru yang untuk pertama kalinya hadir dalam penyelenggaraan GBF.

Wahana dinosaurus menampilkan replika sejumlah jenis dinosaurus yang dapat bergerak dan mengeluarkan suara, sehingga menjadi salah satu atraksi yang dipersiapkan untuk menarik perhatian pengunjung.

Selain wahana permainan, aktivitas pedagang mulai terlihat di sejumlah titik Lapangan Asri.

Lapak-lapak mulai ditata, bersamaan dengan persiapan stan OPD dan instansi pemerintah yang akan ambil bagian dalam GBF 2026.

GBF 2026 dijadwalkan resmi dibuka pada Jumat (28/8/2026) sore. Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, dijadwalkan membuka kegiatan yang akan berlangsung hingga 12 September 2026.

Ketua Panitia GBF 2026, Edi Riyanto, mengatakan sekitar 185 stan akan mengisi gelaran tersebut. Stan terdiri atas lapak pedagang serta stan OPD dan instansi pemerintah.

“GBF ini akan menjadi wahana informasi, promosi, dan hiburan masyarakat,” kata Edi.

Tak hanya menghadirkan wahana permainan dan stan, panitia juga menyiapkan rangkaian pertunjukan seni yang akan digelar setiap sore selama pelaksanaan GBF.

Pentas seni tersebut dijadwalkan berlangsung hingga menjelang acara hiburan di panggung utama.

Edi mengatakan pentas seni tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pelajar dan berbagai kelompok masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus potensi mereka di bidang kesenian.

“Kami ingin GBF ini menjadi ruang bersama bagi para pelajar dan kelompok masyarakat lainnya untuk menampilkan potensinya di bidang kesenian,” ujarnya.

Edi mengajak masyarakat untuk turut menyukseskan GBF 2026 dengan hadir dan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan selama 16 hari penyelenggaraan.

“Ayo ramai-ramai kunjungi dan sukseskan acara ini. Mari menjadi bagian dari kemeriahan GBF 2026,” katanya. (wb)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Ormas SAMBARA Akan Dideklarasikan di Semarang, Tegaskan Komitmen Advokasi dan Kepedulian Masyarakat

27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Polres Salatiga Gerak Cepat Tindaklanjuti Laporan Warga soal Penemuan Jenazah di Kos

27 Agustus 2026 - 11:46 WIB

AKSI Jateng Siapkan Rakornas di DPR RI, Dorong Penguatan Dana Desa dari APBN

27 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Aksi Mahasiswa di Tugu Muda Berlangsung Tertib, Polda Jateng Tegaskan Polri Mitra Demokrasi

27 Agustus 2026 - 07:12 WIB

Anas Urbaningrum Tanggapi Pernyataan Budi Arie soal Perubahan Sebelum 2029

27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Tujuh Tokoh Jawa Tengah Diusulkan Meraih Gelar Pahlawan Nasional 2026

27 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Trending di KABAR JATENG