BOYOLALI | Kabarjateng.id – Turnamen Bola Voli Semi Open Piala Kepala Desa Guli 2026 resmi berakhir setelah pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Bola Voli Dukuh Tegalmulyo, Desa Guli, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Sabtu (15/8/2026) malam.
Laga penentuan juara tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Sekitar 500 penonton memadati lokasi pertandingan yang dimulai pukul 21.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 01.35 WIB.
Kompetisi yang berlangsung selama delapan hari, mulai 8 hingga 15 Agustus 2026, diikuti 16 tim yang berasal dari sejumlah dukuh di Desa Guli.
Pertandingan perebutan peringkat ketiga dan keempat mempertemukan Karanglo dengan Guli Kidul. Karanglo tampil lebih unggul dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1.
Sementara itu, partai puncak berlangsung ketat.
Tim Girang Gunung akhirnya keluar sebagai juara setelah menundukkan Karangasem melalui pertarungan lima set dengan skor 3-2.
Sejumlah unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Nogosari AKP Suparmi, Kepala Desa Guli Eko Fahrudin, S.Sos., Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, tokoh masyarakat, panitia serta pendukung kedua tim.
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama pertandingan, Polsek Nogosari menurunkan lima personel di bawah pimpinan Aiptu Harry Kusumo.
Pengamanan diperkuat empat anggota Koramil 13/Nogosari serta panitia turnamen.
Petugas ditempatkan di sejumlah titik di sekitar lapangan untuk memantau situasi dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya keributan akibat tingginya jumlah penonton dan fanatisme suporter.
Usai pertandingan final, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara penutupan sekaligus penyerahan trofi dan hadiah bagi tim yang berhasil meraih posisi juara.
Kapolsek Nogosari AKP Suparmi menegaskan bahwa pengamanan dilakukan sebagai upaya memberikan rasa nyaman kepada seluruh pihak yang terlibat dalam turnamen.
Menurutnya, kehadiran personel di lokasi diharapkan dapat membuat pertandingan berjalan tertib sekaligus memastikan masyarakat dapat menikmati jalannya kompetisi tanpa gangguan.
“Pengamanan ini kami lakukan agar peserta, panitia, suporter dan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman,” kata AKP Suparmi.
Hingga pertandingan berakhir dan seluruh rangkaian penutupan selesai, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, lancar dan kondusif. (ar)






