BOYOLALI | Kabarjateng.id – Program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Bercak, Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali, telah mencapai penghujung kegiatan.
Program pembangunan tersebut secara resmi ditutup pada Kamis (13/8/2026).
Penutupan TMMD menjadi momentum untuk melihat kembali hasil kerja bersama antara jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Boyolali, instansi terkait dan masyarakat.
Selama program berlangsung, berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dilaksanakan secara terpadu.
Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Sri Suraya memimpin upacara penutupan.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang disampaikannya, seluruh pihak yang ikut mendukung pelaksanaan TMMD mendapat apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama kegiatan.
TMMD kali ini mengangkat tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”
Pesan tersebut menggambarkan pentingnya kebersamaan dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan dukungan terhadap akses dan fasilitas dasar.
Salah satu hasil yang paling dirasakan masyarakat adalah pembangunan jalan beton.
Infrastruktur ini diharapkan mampu memangkas kendala akses warga, terutama mereka yang sehari-hari beraktivitas di kawasan pertanian dan perkebunan.
Jalan tersebut juga memiliki nilai strategis bagi perekonomian desa.
Dengan kondisi akses yang lebih baik, warga diharapkan lebih mudah membawa hasil pertanian maupun perkebunan dari lahan menuju permukiman atau lokasi pemasaran.
Di luar pembangunan fisik, Satgas TMMD juga menjalankan sejumlah kegiatan penyuluhan.
Materi yang diberikan antara lain berkaitan dengan wawasan kebangsaan, administrasi kependudukan serta edukasi yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.
Partisipasi warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan seluruh program.
Gotong royong yang terbangun selama TMMD menunjukkan bahwa pembangunan akan lebih mudah diwujudkan ketika masyarakat terlibat secara langsung.
Setelah upacara penutupan, dilakukan peresmian jalan beton sebagai salah satu hasil program.
Fasilitas tersebut selanjutnya menjadi tanggung jawab bersama untuk dirawat agar tetap dapat digunakan secara maksimal.
Berakhirnya kegiatan TMMD Sengkuyung III di Desa Bercak diharapkan tidak mengakhiri semangat kebersamaan yang telah terbentuk.
Sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting untuk melanjutkan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga di masa mendatang. (ar)






