BATANG | Kabarjateng.id – Semangat kebersamaan antara TNI dan warga terus terlihat dalam proses pembangunan Jembatan Garuda yang berada di Desa Tambahrejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (24/6/2026).
Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar akses transportasi sekaligus mendukung peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, warga bersama personel Koramil 07/Bandar Kodim 0736/Batang bahu-membahu menyiapkan berbagai kebutuhan pembangunan.
Salah satunya adalah pengangkutan dan penyediaan material berupa pasir yang menjadi bagian penting dalam tahap awal pengerjaan jembatan.
Kegiatan gotong royong tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.
Kerja sama yang terjalin dinilai menjadi faktor penting untuk mempercepat penyelesaian proyek yang sangat dibutuhkan warga.
Babinsa Koramil 07/Bandar, Sertu Didik, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lepas dari semangat kerja keras dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat.
Menurutnya, dengan koordinasi yang baik, setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar hingga jembatan selesai dibangun.
“Semangat kebersamaan dan kerja keras menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan Jembatan Garuda. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis pembangunan ini dapat selesai sesuai harapan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar sarana penghubung, Jembatan Garuda juga menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat.
Setelah rampung, jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga, mempermudah akses terhadap berbagai layanan, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Desa Tambahrejo.
Pembangunan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dapat menghasilkan manfaat nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan warga. (liem)






