SRAGEN, Kabarjateng.id — Gerakan PSHT Peduli melalui kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan oleh pengurus Rayon dan Ranting merupakan bentuk nyata pengabdian warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Aksi sosial ini secara konsisten menyalurkan santunan, sembako, dan bantuan langsung kepada anak yatim dan dhuafa lansia.
Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Sepat, Ranting Masaran, Cabang Sragen, Pusat Madiun terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial rutin bertajuk “PSHT Peduli”.
Program sosial tersebut dilaksanakan secara konsisten setiap hari Jumat sejak tahun 2018 dan masih berjalan hingga sekarang.
Pada Jumat (22/5/2026), kegiatan kembali digelar dengan agenda santunan bagi warga yang sedang sakit.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin yang dikemas sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate Rayon Sepat, Ranting Masaran, Cabang Sragen, Pusat Madiun, Joko Ari Wibowo atau yang akrab disapa Bang Jack, menjelaskan bahwa program tersebut lahir dari semangat kebersamaan dan nilai persaudaraan yang terus dijaga oleh anggota PSHT.
Menurutnya, kegiatan sosial itu telah berjalan secara istiqomah selama kurang lebih delapan tahun terakhir.
“Kegiatan ini kami dirikan sejak tahun 2018 dan Alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan rutin setiap Jumat,” ujar Bang Jack.
Ia menjelaskan, program “PSHT Peduli” tidak hanya menyasar warga yang sakit, tetapi juga berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial.
Beberapa kegiatan yang rutin dilakukan antara lain santunan untuk warga sakit, anak yatim piatu, kaum dhuafa, serta masyarakat kurang mampu.
Selain agenda rutin mingguan, PSHT Rayon Sepat juga menggelar kegiatan sosial berskala besar setiap tahun melalui program bakti sosial akbar.
Dalam kegiatan tahunan tersebut, ratusan penerima manfaat turut mendapatkan bantuan.
“Satu tahun sekali kami mengadakan bakti sosial akbar dengan sasaran sekitar 300 kaum dhuafa dan 100 anak yatim piatu,” jelasnya.
Bang Jack berharap kegiatan sosial tersebut mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.
Ia juga menegaskan bahwa PSHT, khususnya Rayon Sepat, akan terus mengedepankan nilai persaudaraan sebagai bagian dari filosofi organisasi.
Menurutnya, kehadiran organisasi pencak silat tidak hanya berkaitan dengan pembinaan anggota, tetapi juga harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Melalui program “PSHT Peduli”, organisasi tersebut berharap dapat terus hadir membantu masyarakat sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. (Sriyadi)






