Menu

Mode Gelap
 

Kabar Boyolali

Satresnarkoba Polres Boyolali Bongkar Peredaran Obat Terlarang, Satu Pelaku Ditangkap

badge-check


					Satresnarkoba Polres Boyolali Bongkar Peredaran Obat Terlarang, Satu Pelaku Ditangkap Perbesar

BOYOLALI, Kabarjateng.id — Satuan Reserse Narkoba Polres Boyolali membongkar praktik peredaran obat-obatan terlarang yang melibatkan sediaan farmasi mengandung Trihexyphenidyl dan berbagai jenis psikotropika.

Polisi menangkap satu pelaku dan menyita ratusan butir obat yang pelaku perjualbelikan secara ilegal.

Pengungkapan Berawal dari Laporan Warga

Kasus ini terungkap pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 20.40 WIB di sebuah rumah di Dukuh Menggungan, Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Kasatresnarkoba Polres Boyolali IPTU Agung Muryo Atmojo menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang mengarah pada peredaran obat terlarang.

Petugas langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.

Petugas kemudian menangkap seorang pria berinisial RY alias IT (28) di rumahnya.

Polisi Temukan Ratusan Butir Obat

Saat menggeledah rumah pelaku, petugas menemukan berbagai jenis obat psikotropika dan sediaan farmasi yang siap edar tanpa izin resmi.

“Petugas menemukan sejumlah obat yang kuat indikasinya untuk diedarkan secara ilegal,” jelas IPTU Agung.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku memperoleh obat-obatan tersebut menggunakan resep dokter.

Namun, ia kemudian menjual kembali obat tersebut kepada sejumlah orang.

Pelaku menjalankan aksinya dengan menyasar rekan-rekannya, antara lain berinisial R, F, dan L.

Sistem Penjualan dan Harga

Pelaku menjual obat-obatan tersebut langsung dari rumahnya. Para pembeli datang untuk melakukan transaksi secara langsung.

Pelaku mematok harga sebagai berikut:
Rp15.000 per butir untuk jenis seperti Alprazolam Rp10.000 per butir untuk Tramadol

Barang Bukti yang Polisi Sita

Polisi menyita ratusan butir obat dari berbagai jenis, meliputi:

Trihexyphenidyl (berbagai merek)
Alprazolam
Clonazepam
Lorazepam
Tramadol

Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai, plastik klip, tas selempang, serta satu unit handphone yang pelaku gunakan untuk transaksi.

Terancam Pasal Berlapis

Polisi menjerat pelaku dengan pasal berlapis terkait peredaran sediaan farmasi dan psikotropika tanpa izin.

“Tersangka tidak memiliki kewenangan dalam praktik kefarmasian maupun izin edar,” tegas IPTU Agung.

Komitmen Polisi dan Imbauan ke Masyarakat

Polres Boyolali terus memperkuat komitmen dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang yang berpotensi merusak generasi muda.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyalahgunakan obat-obatan serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Saat ini, penyidik menahan pelaku beserta seluruh barang bukti di Mapolres Boyolali untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penyidik juga terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lain. (ar)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Semangat Juang Prajurit Kodam IV/Diponegoro Teruji dalam Lomba Pleton Tangkas

29 Juli 2026 - 07:49 WIB

Pagelaran Wayang Kulit dan Ruwat Kabumi Desa Bringin Berlangsung Meriah, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama Doorprize

29 Juli 2026 - 07:12 WIB

Logo Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah Resmi Dipilih, Karya “Gumregut Nyawiji” Jadi Identitas Perayaan

28 Juli 2026 - 19:41 WIB

Sekda Jateng Ingatkan ASN Terbuka terhadap Kritik demi Tingkatkan Pelayanan Publik

28 Juli 2026 - 19:30 WIB

Pemprov Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di 25 Daerah

28 Juli 2026 - 19:06 WIB

Tiga Hari Tersesat di Jepara, Warga Kudus Akhirnya Ditemukan Berkat Bantuan Polisi

28 Juli 2026 - 17:35 WIB

Trending di KABAR JATENG