SEMARANG, Kabarjateng.id – Isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disebut-sebut berlaku pada 1 April 2026 memicu lonjakan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Semarang, Selasa (31/3/2026).
Sejak sore hari sekitar pukul 15.00 WIB, antrean kendaraan roda empat mulai muncul di berbagai titik SPBU.
Warga berbondong-bondong mengisi BBM sebagai langkah antisipasi terhadap kabar yang beredar luas, terutama melalui media sosial dan grup percakapan.
Antrean Mengular Picu Kemacetan
Kepadatan kendaraan tampak jelas di beberapa lokasi.
Di SPBU Jalan dr Wahidin, wilayah Candisari, antrean mobil memanjang hingga mendekati Puskesmas Candilama dan hampir mencapai turunan Tanah Putih.
Isu kenaikan harga BBM membuat arus lalu lintas tersendat.
Situasi serupa juga terjadi di SPBU kawasan Akpol, Jalan Sisingamangaraja.
Deretan mobil mengular hingga mendekati Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah.
Kepadatan kendaraan di sekitar lokasi ikut memperlambat arus lalu lintas.
Warga Antisipasi Kenaikan Harga
Sejumlah warga memilih ikut antre meski sebelumnya tidak merencanakan pengisian BBM.
Mereka mengaku khawatir jika isu kenaikan benar-benar terjadi dalam waktu dekat.
Soleh (38), warga Gajahmungkur, mengatakan dirinya awalnya tidak berniat mengisi BBM.
Namun setelah mendengar kabar yang beredar, ia memutuskan ikut antre sebagai langkah berjaga-jaga.
“Saya sebenarnya tidak berencana antre. Tapi karena ada kabar harga BBM mau naik, jadi sekalian isi penuh untuk antisipasi,” ujarnya saat ditemui di SPBU Jalan dr Wahidin.
Motor Tetap Normal
Berbeda dengan kendaraan roda empat, antrean sepeda motor di sejumlah SPBU tetap normal.
Pengendara roda dua mengisi BBM seperti hari biasa tanpa lonjakan signifikan.
Sementara itu, petugas SPBU di kawasan Akpol belum memberikan keterangan resmi karena masih melayani tingginya jumlah konsumen yang datang silih berganti.
Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan kenaikan maupun pembatasan BBM per 1 April 2026.
Namun, isu yang terlanjur beredar sudah memicu kepanikan sebagian masyarakat dan meningkatkan antrean di sejumlah SPBU di Kota Semarang. (dkp)






