SEMARANG, Kabarjateng.id – Para siswa OSIS SMP Kristen Lentera Ambarawa menunjukkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan dengan menggelar kegiatan berbagi takjil gratis kepada masyarakat, Jumat (6/3/2026) sore.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa menyalurkan ratusan paket makanan dan minuman kepada warga yang melintas di sejumlah titik di wilayah Ambarawa.
Para siswa OSIS membagikan takjil di dua lokasi, yakni di depan SMP Kristen Lentera di Jalan dr Cipto Mangunkusumo serta di kawasan depan Museum Monumen Palagan Ambarawa.
Pengendara dan pejalan kaki yang melintas tampak antusias menerima paket takjil dari para siswa.
Tanamkan Semangat Berbagi Sejak Dini
Pembina OSIS SMP Kristen Lentera Ambarawa, David Wicaksono SPd menjelaskan bahwa OSIS rutin menggelar kegiatan berbagi takjil setiap bulan Ramadhan.
Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah menanamkan nilai kepedulian sosial sekaligus semangat berbagi kepada para siswa sejak dini.
Menurut David, kegiatan itu tidak sekadar memberikan makanan untuk berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa dalam mengelola kegiatan sosial.
Para anggota OSIS merencanakan, menyiapkan, hingga melaksanakan kegiatan tersebut secara bersama-sama.
“Program berbagi takjil ini menjadi agenda tahunan OSIS SMP Lentera Ambarawa setiap bulan Ramadhan.
Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar memahami arti berbagi kepada sesama sekaligus belajar bekerja sama dalam menjalankan sebuah program,” ujarnya.
David juga mengapresiasi semangat para siswa yang tetap melaksanakan kegiatan tersebut meski hujan mengguyur lokasi kegiatan.
Hujan rintik yang turun sejak awal hingga hujan deras menjelang akhir kegiatan tidak mengurangi semangat para siswa untuk terus berbagi kepada masyarakat.
Pendidikan Karakter Melalui Aksi Sosial
Kepala SMP Kristen Lentera Ambarawa, Marsudi SPd STh menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif sosial yang digagas oleh OSIS.
Ia menilai kegiatan ini mampu menumbuhkan nilai kepedulian dan empati dalam diri para siswa.
Marsudi menegaskan bahwa kegiatan berbagi seperti ini menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter siswa.
Ia berharap para siswa terus menumbuhkan sikap peduli terhadap sesama melalui kegiatan sosial seperti ini.
“Yang terpenting bukan seberapa banyak yang kita berikan, tetapi bagaimana anak-anak belajar memiliki kepedulian dan ketulusan dalam membantu orang lain. Melalui kegiatan ini mereka belajar memahami arti berbagi,” jelasnya.
Warga Sambut Antusias
Kegiatan berbagi takjil tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat.
Sejumlah warga mengaku senang melihat para siswa yang dengan ramah memberikan paket takjil kepada pengguna jalan.
Salah satu warga, Sri Wahyuni (43), asal Pringsurat, Kabupaten Temanggung mengaku sengaja berhenti setelah melihat kegiatan berbagi takjil di depan Museum Monumen Palagan Ambarawa.
Saat itu ia sedang melakukan perjalanan menuju Demak.
“Kami melihat ada pembagian takjil lalu berhenti untuk mengambil. Anak-anak yang memberikan juga sangat ramah dan sopan. Takjil ini sangat membantu untuk berbuka puasa, apalagi kami masih dalam perjalanan,” ujarnya. (hs)






