Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 27 Feb 2026 21:25 WIB

Cipta Kondisi Ramadan, Polres Semarang Gandeng Gegana Brimob Polda Musnahkan 2,1 Kg Obat Mercon


					Cipta Kondisi Ramadan, Polres Semarang Gandeng Gegana Brimob Polda Musnahkan 2,1 Kg Obat Mercon Perbesar

UNGARAN, Kabarjateng.id – Polres Semarang memusnahkan bahan peledak jenis obat mercon seberat kurang lebih 2,1 kilogram pada Jumat, 27 Februari 2026, di wilayah Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Jajaran kepolisian menggelar langkah ini sebagai bagian dari Operasi Pekat untuk menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang serta selama Bulan Suci Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H.

Operasi Pekat Perketat Pengawasan Bahan Peledak

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, memimpin langsung kegiatan pemusnahan tersebut.

Ia mengerahkan Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Tengah guna memastikan proses disposal berjalan aman dan sesuai standar operasional penanganan bahan peledak.

Tim Gegana menangani langsung proses pemusnahan dengan prosedur ketat.

Personel melakukan pemeriksaan, sterilisasi lokasi, serta pengamanan perimeter sebelum memulai disposal.

Langkah ini menunjukkan keseriusan aparat dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas selama momentum keagamaan.

Barang Bukti Beragam Ukuran Siap Ledak

Selain memusnahkan 2,1 kilogram obat mercon, petugas juga menghancurkan sejumlah mercon siap ledak.

Barang bukti tersebut terdiri dari satu mercon berdiameter 14 sentimeter, satu mercon berdiameter 5 sentimeter, serta empat mercon berdiameter 1 sentimeter.

Petugas menyita seluruh barang bukti tersebut dalam rangka penertiban penyakit masyarakat yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Semarang.

Aparat menindak tegas kepemilikan maupun peredaran bahan peledak ilegal demi melindungi masyarakat dari risiko ledakan.

Kapolres Tekankan Peran Aktif Masyarakat

AKBP Ratna Quratul Ainy menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga rasa aman masyarakat, terutama saat Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga, termasuk kegiatan ibadah malam hari.

Ia mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi peredaran dan penggunaan obat mercon.

Menurutnya, mercon tidak hanya membahayakan pengguna, tetapi juga mengancam keselamatan warga sekitar serta merusak fasilitas umum dan rumah penduduk.

“Ini menjadi perhatian bersama. Efek mercon sangat luas di tengah masyarakat. Selain membahayakan keselamatan, juga berpotensi merusak fasilitas umum dan rumah warga,” tegasnya.

Jamin Keamanan Selama Ramadhan dan Idul Fitri

Petugas memilih lokasi pemusnahan yang jauh dari permukiman warga. Tim lebih dulu mensterilisasi area tersebut untuk memastikan tidak ada risiko terhadap masyarakat sekitar.

Melalui langkah tegas ini, Polres Semarang menargetkan situasi kamtibmas di Kabupaten Semarang tetap aman dan kondusif sepanjang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H.

Aparat juga terus menggencarkan patroli dan razia guna menekan peredaran bahan peledak ilegal di wilayah hukum mereka.

 

Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Wagub Jateng Luncurkan Gerakan Wakaf Sosial, Dorong Perbankan Perkuat Ekonomi Umat

12 Maret 2026 - 12:21 WIB

Jawa Tengah Jadi Provinsi Pertama Gelar Asistensi Penyusunan LKPJ 2025

12 Maret 2026 - 12:05 WIB

Tragedi Tongtek di Kayen Pati Berujung Maut, Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan

12 Maret 2026 - 11:49 WIB

Jembatan Sungai Tuntang Buka Akses Baru bagi Ribuan Warga di Kedungjati

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Pemprov Jateng Buka Program Balik Rantau Gratis 2026, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

12 Maret 2026 - 08:48 WIB

Kapolres Kendal Buka Puasa Bersama Muhammadiyah, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

12 Maret 2026 - 07:38 WIB

Trending di Daerah