Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jepara

Tim KBRN Brimob Polda Jateng Terobos Asap Tebal, Pastikan Keamanan Lingkungan Pascakebakaran Pabrik di Jepara

badge-check


					Tim KBRN Brimob Polda Jateng Terobos Asap Tebal, Pastikan Keamanan Lingkungan Pascakebakaran Pabrik di Jepara Perbesar

JEPARA, Kabarjateng.id – Satuan Brimob Polda Jawa Tengah bergerak cepat menangani kebakaran hebat yang melanda PT Chengqi Industrial Indonesia di Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/1/2026).

Selain membantu proses pengamanan dan pendinginan lokasi, Brimob juga menerjunkan Tim Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir (KBRN) dari Detasemen Gegana untuk memastikan area benar-benar aman dari potensi bahaya lanjutan.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Informasi awal di lapangan menyebutkan api diduga dipicu sambaran petir yang mengenai material busa (foam), sehingga kobaran api dengan cepat menjalar dan menghanguskan area gudang seluas kurang lebih 16.000 meter persegi.

Insiden tersebut mengakibatkan dua orang karyawan mengalami luka bakar. Kedua korban masing-masing berinisial RK (25) dan DS (33), dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Mayong.

Mengingat material yang terbakar berpotensi menghasilkan zat berbahaya, Dansatbrimob Polda Jawa Tengah segera memerintahkan pengerahan Unit KBRN Detasemen Gegana.

Dipimpin langsung oleh Danden Gegana Kompol Jon Peri, tim melakukan deteksi dan identifikasi kandungan udara menggunakan peralatan khusus berstandar penanganan bahan berbahaya.

Dari hasil pemeriksaan pada sejumlah titik prioritas, terdeteksi peningkatan kadar gas sulfur dioksida (SO₂) dan iso-butana yang berasal dari sisa pembakaran.

Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Brimob langsung melakukan langkah-langkah penanganan cepat dan terukur, mulai dari menutup sumber aliran gas, menyegel pipa dengan chemical tape, hingga melakukan pendinginan dan dekontaminasi pada area yang dinilai masih berisiko.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, tim memastikan tidak ditemukan indikasi kebocoran zat radioaktif.

Sementara itu, residu gas yang terdeteksi masih berada di bawah ambang batas berbahaya, sehingga lokasi kejadian dinyatakan aman dan tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi masyarakat sekitar.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengapresiasi kesigapan dan profesionalisme seluruh personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Langkah cepat Satbrimob Polda Jateng, khususnya Tim KBRN Detasemen Gegana, patut diapresiasi. Kehadiran mereka memastikan lokasi kebakaran benar-benar aman, sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari risiko kebakaran maupun paparan zat kimia berbahaya,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jawa Tengah, Minggu (18/1/2026).

Ia juga menyampaikan keprihatinan atas adanya korban luka akibat kejadian tersebut.

“Kami mendoakan agar para korban segera pulih. Kami juga mengimbau pengelola kawasan industri untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah cuaca ekstrem, serta memastikan sistem keselamatan dan keamanan kerja selalu dalam kondisi optimal,” tutupnya. (ks)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

HUT ke-78 Polwan, Kapolres Demak Minta Personel Perkuat Kompetensi dan Empati

1 September 2026 - 13:21 WIB

Nelayan 65 Tahun Hilang di Perairan Jepara, Tim SAR Perluas Pencarian

1 September 2026 - 13:10 WIB

Warga Ditemukan Tewas Terbakar di Persawahan Sidamulya, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

1 September 2026 - 13:01 WIB

Bank Mandiri Serahkan Mobil Operasional untuk Dukung Mobilitas Kodam IV/Diponegoro

1 September 2026 - 12:10 WIB

488 Pelajar Kudus Belajar AI Sekaligus Dibekali Cara Hadapi Hoaks dan Penipuan Online

1 September 2026 - 11:48 WIB

Berawal dari Alasan Pinjam Mobil, Pria 29 Tahun Diduga Curi Emas dan Uang Rp46 Juta

1 September 2026 - 11:06 WIB

Trending di Daerah