Menu

Mode Gelap
 

Headline · 25 Sep 2025 07:21 WIB

Dekranas Award 2025, Jateng Borong Prestasi: Nawal Yasin Dorong Regenerasi Pengrajin Lokal


					Dekranas Award 2025, Jateng Borong Prestasi: Nawal Yasin Dorong Regenerasi Pengrajin Lokal Perbesar

JAKARTA, Kabarjateng.id – Jawa Tengah kembali menorehkan catatan membanggakan di kancah nasional. Dalam ajang Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Award 2025, provinsi yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen sukses memborong sejumlah penghargaan bergengsi.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas capaian luar biasa para pengrajin.

Menurutnya, kemenangan ini menjadi bukti bahwa produk kerajinan asal Jateng mampu bersaing dan diakui di tingkat nasional.

“Selamat kepada para pemenang. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk kerajinan daerah,” ungkap Nawal usai menghadiri Rakornas Dekranas 2025 di Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Dalam kompetisi tersebut, lima produk dari Jawa Tengah berhasil meraih juara. Selendang Batik Tulis ‘Tambal 101’ asal Kota Pekalongan dinobatkan sebagai Juara 1 Kategori Produk Kain.

Selain itu, Jateng juga mengamankan dua gelar Juara 2, yakni Bumerang Seni dari Kabupaten Sragen (Kategori Produk Kayu) dan Barrel Set dari Kota Salatiga (Kategori Produk Keramik).

Tidak berhenti di situ, dua karya lain juga menyabet Juara 3, yaitu Biola Bambu Madani dari Kabupaten Kudus (Kategori Produk Kayu) serta Galaxy Coffee Table dari Kabupaten Jepara (Kategori Produk Logam).

Nawal menekankan, penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan para pengrajin. Ia berharap pemenang bisa menjadi teladan sekaligus mentor bagi pengrajin lain yang masih merintis usaha.

“Para juara ini diharapkan menjadi motor penggerak untuk membantu pengrajin kecil agar naik kelas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa Dekranasda Jateng akan menindaklanjuti arahan Rakornas dengan mengadakan rapat koordinasi di daerah, menyusun rencana strategis, serta menggelar pelatihan yang lebih masif.

Upaya revitalisasi gerai Dekranasda di berbagai kabupaten/kota juga akan dilakukan agar menjadi pusat promosi sekaligus sentra oleh-oleh khas daerah.

Meski ekosistem kerajinan di Jateng dinilai cukup baik, Nawal menyoroti dua tantangan utama, yakni regenerasi pengrajin dan kecenderungan sebagian pelaku usaha lebih fokus pada penjualan ketimbang melestarikan nilai budaya.

Ia mencontohkan, di Kabupaten Batang beberapa motif Batik Rifaiyah terancam hilang karena minimnya regenerasi.

“Perlu ada pembukuan dan pelatihan untuk menjaga agar warisan ini tidak punah,” tegasnya.

Untuk menjawab tantangan itu, Dekranasda berkomitmen memperkuat program pelatihan agar keterampilan dapat diwariskan lintas generasi.

Dengan begitu, setiap produk kerajinan tidak hanya bernilai ekonomi tetapi juga tetap berakar pada budaya lokal.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming, mengajak seluruh Dekranasda di Indonesia untuk memperkuat pendampingan UMKM, mulai dari pengemasan, standarisasi, pemasaran hingga strategi penjualan digital. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai budaya dalam setiap karya.

“Industri kerajinan harus terus tumbuh, tetapi jangan sampai meninggalkan identitas dan warisan budaya bangsa,” tandas istri Wakil Presiden RI itu. (di)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Tawuran Perang Sarung di Mranggen Berujung Pembacokan, Tiga Remaja Diamankan Polisi

15 Maret 2026 - 20:19 WIB

Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih dan Dua Motor Hangus

15 Maret 2026 - 19:36 WIB

325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik, Armada Mudik Gratis Jateng Mulai Berdatangan di TMII

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Trending di KABAR JATENG