SEMARANG, Kabarjateng.id – Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) kembali mengambil langkah tegas terhadap aksi anarkis yang dilakukan oleh kelompok pemuda diduga anarko pada Minggu (31/8/2025) dini hari.
Sekitar pukul 03.30 WIB, sekelompok orang dengan sepeda motor datang berkonvoi menuju Markas Polda Jateng dan melakukan penyerangan dengan cara melempari petugas yang berjaga serta merusak fasilitas umum di sekitar lokasi.
Petugas yang sudah bersiaga tidak tinggal diam. Melalui upaya penindakan cepat dan terukur, aparat kepolisian berhasil membubarkan kerumunan tersebut.
Dalam operasi itu, sebanyak 39 orang berhasil diamankan setelah tertangkap tangan melakukan aksi anarkis.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, dalam keterangannya kepada wartawan menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kesigapan anggota intelijen dan reserse yang memang masih berjaga di sekitar area Mapolda.
“Sekitar pukul 03.30 WIB, kelompok anarko kembali berupaya menyerang dengan motor dan langsung melakukan pelemparan. Namun berkat kesiapsiagaan petugas di lapangan, aksi itu berhasil digagalkan dan 39 pelaku berhasil diamankan,” ungkapnya.
Saat ini, para pelaku sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Ditreskrimum Polda Jateng.
Polisi akan melakukan pendataan dan menyelidiki lebih dalam peran masing-masing dalam aksi tersebut, termasuk mencari tahu apakah ada aktor intelektual yang menggerakkan mereka.
Selain itu, Kombes Pol Artanto juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anaknya.
Ia menekankan pentingnya pengawasan, terutama pada malam hari, agar generasi muda tidak mudah terjerumus dalam pergaulan yang salah.
“Sayangi anak-anak kita. Jangan biarkan mereka beraktivitas di luar rumah tanpa pengawasan hingga larut malam. Jika tidak dipantau, mereka berpotensi menjadi korban atau bahkan pelaku dari tindak kejahatan. Mari kita bersama-sama menjaga generasi penerus bangsa dari pengaruh negatif lingkungan sekitar,” tegasnya.
Polda Jateng memastikan akan terus meningkatkan pengamanan dan patroli di sejumlah titik rawan guna mencegah terulangnya aksi serupa.
Polisi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban dan melaporkan segera apabila melihat aktivitas mencurigakan yang dapat mengganggu keamanan publik. (ris)






