SEMARANG, Kabarjateng.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 (Daop 4) Semarang kembali melakukan peningkatan layanan bagi pengguna transportasi kereta api.
Mulai 15 Agustus 2025, KA Argo Muria relasi Semarang Tawang – Gambir (PP) akan menambah pemberhentian di Stasiun Batang, sehingga masyarakat setempat dapat langsung menikmati perjalanan dengan layanan kereta eksekutif.
KA Argo Muria yang kini menggunakan kereta eksekutif New Generation menawarkan kenyamanan lebih dengan kabin luas, pencahayaan ambient, kursi ergonomis yang dapat diputar, serta fasilitas stop kontak di setiap kursi.
Kehadiran layanan ini di Batang diharapkan mempermudah mobilitas warga tanpa harus berangkat dari stasiun di kota lain.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa perubahan ini disertai dengan penyesuaian jadwal keberangkatan dari Stasiun Semarang Tawang.
“Jika sebelumnya KA Argo Muria berangkat pukul 17.00 WIB, maka mulai 15 Agustus 2025 akan dimajukan menjadi pukul 16.55 WIB. Kami mengingatkan pengguna setia dari Semarang Tawang agar memperhatikan jadwal baru agar tidak tertinggal,” ungkapnya.
Untuk stasiun lain di wilayah Daop 4 seperti Pekalongan dan Tegal, waktu kedatangan dan keberangkatan tidak mengalami perubahan.
Adapun jadwal terbaru KA Argo Muria relasi Semarang Tawang – Gambir per 15 Agustus 2025 adalah sebagai berikut:
- Semarang Tawang: berangkat 16.55 WIB
- Batang: tiba 17.51, berangkat 17.53 WIB
- Pekalongan: tiba 18.02, berangkat 18.04 WIB
- Tegal: tiba 18.42, berangkat 18.44 WIB
- Cirebon: tiba 19.30, berangkat 19.35 WIB
- Bekasi: tiba 21.40, berangkat 21.42 WIB
- Jatinegara: tiba 21.55, berangkat 21.57 WIB
- Gambir: tiba 22.11 WIB
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Customer Service di stasiun, Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial resmi @KAI121.
Franoto menegaskan, penambahan pemberhentian di Stasiun Batang merupakan bagian dari strategi memperluas jangkauan layanan kereta api unggulan.
“Tujuan kami adalah menghadirkan akses transportasi cepat, nyaman, dan langsung bagi warga Batang, sekaligus mendukung konektivitas yang mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah,” pungkasnya. (day)






