Menu

Mode Gelap
 

Headline

Ketua Ormas Gerakan Jalan Lurus Beberkan Beberapa Kasus Mafia Tanah

badge-check


					Ketua Ormas Gerakan Jalan Lurus Beberkan Beberapa Kasus Mafia Tanah Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Ketua Ormas Gerakan Jalan Lurus sekaligus Ketua Gerakan Anti Mafia Tanah mengungkapkan bahwa hingga bulan Juni 2024, telah menerima beberapa laporan kasus mafia tanah. Di Jawa Tengah, salah satu kasus telah dilaporkan di Ungaran, dengan pelakunya merupakan oknum aparat. Kasus ini sedang ditangani oleh Polda Jateng.

“Alhamdulillah, dari gelar kasus di Polda Jawa Tengah, sudah ada titik terang. Berdasarkan pasal 184 KUHAP, dua alat bukti sudah terpenuhi dan kasus ini sudah dalam tahap penyidikan. Tunggu saja, penyidikan di Polda Jawa Tengah segera selesai,” ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur Jateng, Selasa (4/6).

Ia juga menyinggung kasus kejahatan tanah di wilayah hukum Blora, di mana pelakunya adalah oknum Anggota DPRD Blora. Kasus ini juga sudah ditangani oleh Polda Jateng dan telah selesai. Ketua ormas tersebut menyebutkan bahwa korban menginginkan hak-haknya dipulihkan.

“Di Blora, modusnya adalah saat pemegang sertifikat tanah berada di penjara, tanah tersebut tiba-tiba beralih menjadi milik oknum Anggota DPRD Blora. Namun, kasus ini sudah selesai. Hari ini, ada lagi laporan di Pati terkait oknum Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang membuat akta palsu. Ini sudah ditangani Polres dan akan segera disidangkan,” ungkapnya.

Selain itu, di luar Jawa Tengah, terdapat beberapa daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara atau Tenggara. Ia menyatakan bahwa aktivitas Gerakan Jalan Lurus atau Gerakan Anti Mafia Tanah telah tersebar di seluruh Indonesia.

“Jika ditanya apakah tren mafia tanah meningkat atau menurun, kasusnya stagnan, tetapi penanganannya meningkat. Dulu masyarakat tidak berani melapor, sekarang dengan adanya Gerakan Jalan Lurus di seluruh Indonesia, masyarakat berani melapor. Saya selalu mendukung ini, termasuk bagaimana Gerakan Jalan Lurus bekerjasama dengan Bareskrim,” tambahnya. (riz)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

PMI Kabupaten Semarang Salurkan Ribuan Liter Air Bersih untuk Warga Bringin

17 September 2026 - 20:41 WIB

Warga Kendal Bergerak Tolak Geothermal Gunung Ungaran, Khawatir Ekosistem Terancam

12 September 2026 - 21:43 WIB

Tarik Tas Pengendara Motor hingga Tercebur Parit, Jambret di Suruh Ditangkap

11 September 2026 - 17:26 WIB

Dua Tersangka Bobol 12 Tower Telekomunikasi di Kabupaten Semarang, Satu Pegawai Perusahaan Diamankan

11 September 2026 - 10:22 WIB

Geger! Warga Penggaron Kidul Semarang Temukan Bayi Laki-Laki dalam Kardus

10 September 2026 - 14:26 WIB

Bayi Ditemukan Terkubur di Kebun Bandungan, Polisi Amankan Sepasang Kekasih

9 September 2026 - 21:27 WIB

Trending di Headline