Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan

Unwahas Dorong Penguatan Tata Kelola Lewat Workshop Manajemen Risiko

badge-check


					Unwahas Dorong Penguatan Tata Kelola Lewat Workshop Manajemen Risiko Perbesar

SEMARANG | Kabarjateng.id – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang terus memperkuat tata kelola perguruan tinggi melalui penerapan manajemen risiko yang terintegrasi dengan sistem penjaminan mutu.

Upaya tersebut diwujudkan melalui workshop manajemen risiko yang digelar Unit Manajemen Risiko bersama Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Unwahas di Smart Classroom, Gedung D Kampus 1 Unwahas, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran pimpinan universitas serta pengelola berbagai unit kerja.

Peserta terdiri atas Rektor dan Wakil Rektor, Kepala Sekretariat Rektorat, kepala bidang, dekan dan wakil dekan, Ketua Unit Penjaminan Mutu Fakultas (UPMF), pimpinan lembaga, kantor dan unit, hingga Kabag Perencanaan serta Kabag Pemasaran dan Penerimaan Mahasiswa Baru.

Rektor Unwahas Prof. Dr. Ir. Helmy Purwanto, S.T., M.T., IPM., saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa manajemen risiko harus dipahami sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan, bukan sebatas kewajiban administratif.

Menurutnya, kemampuan mengenali potensi persoalan sejak awal akan membantu institusi mengambil langkah yang lebih tepat dan terukur.

Karena itu, setiap keputusan strategis perlu didukung data, analisis serta pertimbangan yang matang.

“Manajemen risiko adalah upaya kita untuk belajar mengantisipasi persoalan sebelum persoalan tersebut menjadi lebih besar,” kata Prof Helmy.

Ia menambahkan, penerapan manajemen risiko di lingkungan kampus diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran seluruh unsur universitas terhadap berbagai kemungkinan risiko dalam menjalankan program kerja.

Prof Helmy juga mendorong terbentuknya budaya kerja yang mampu mengenali, mengendalikan dan mengelola risiko sekaligus menangkap peluang untuk mendukung perkembangan Unwahas.

Sementara itu, Ketua LPM Unwahas Dr. Darmanto, S.T., M.Eng., berharap workshop tersebut dapat meningkatkan semangat seluruh civitas akademika untuk bersama-sama menjaga mutu kelembagaan.

Ia menilai, peningkatan kualitas kampus tidak hanya bergantung pada pencapaian program, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh unit dalam membangun tata kelola yang baik.

Workshop menghadirkan dua pemateri, yakni Dr. Deden Wahyudiyanto, M.M., CSA., CRP., CIB., CPIA., GRCP. dari Universitas Paramadina dan Dr. Nor Hadi, S.E., M.Si., Akt., CA., CRA., CRP. dari UIN Sunan Kudus.

Materi yang diberikan diarahkan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai identifikasi dan pemetaan risiko serta langkah pengendaliannya.

Dengan pendekatan tersebut, setiap program kerja diharapkan memiliki sasaran yang jelas, indikator yang dapat diukur, sistem pengawasan yang memadai, sekaligus strategi menghadapi potensi kendala.

Manajemen risiko juga dinilai memiliki keterkaitan erat dengan penjaminan mutu.

Sistem mutu memastikan pelaksanaan kegiatan memenuhi standar yang ditetapkan, sedangkan manajemen risiko membantu mengidentifikasi kemungkinan gangguan terhadap pencapaian standar tersebut sejak awal.

Selama workshop berlangsung, peserta mengikuti pemaparan dan diskusi secara aktif.

Sejumlah pimpinan serta pengelola unit turut menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai penerapan pemetaan risiko sesuai kondisi di masing-masing unit kerja.

Melalui kegiatan tersebut, Unwahas berharap penerapan manajemen risiko tidak berhenti pada kegiatan workshop, tetapi dapat menjadi bagian dari budaya tata kelola kampus yang mendukung peningkatan mutu dan pencapaian tujuan institusi secara berkelanjutan. (lim)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Halaman Kantor Gubernur Jateng Disulap Jadi Sentra UMKM, Ratusan Produk Dipamerkan

20 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Job Fair Hari Jadi Jateng Buka 4.817 Lowongan, Penyandang Disabilitas Ikut Mendapat Kesempatan

20 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Jateng Kembangkan Pola Baru Pengentasan Kemiskinan, Pemuda dari Keluarga Rentan Jadi Fokus

20 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Gedung JEGTC Karungan Diresmikan, Buka Peluang Generasi Muda Sragen Bekerja ke Jepang

20 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Tiket Semarang Zoo Cuma Rp10 Ribu, Warga Kota Semarang Bisa Liburan Hemat hingga Akhir Tahun

20 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri HUT ke-81 Jawa Tengah, Dorong Penguatan Sinergi Daerah

20 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Trending di KABAR JATENG