SRAGEN | Kabarjateng.id – Japan Educational Global Training Center (JEGTC) yang berada di Dukuh Karang Galeng RT 11, Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, resmi diperkenalkan kepada masyarakat melalui acara peresmian sekaligus pelepasan peserta program Jepang 2026, Kamis (20/8/2026).
Kehadiran JEGTC diharapkan menjadi salah satu sarana untuk mempersiapkan generasi muda Sragen sebelum memasuki dunia kerja internasional.
Peserta program mendapatkan pembekalan yang mencakup kemampuan bahasa, keterampilan kerja, hingga pemahaman mengenai budaya dan etos kerja di Jepang.
Program kerja ke Jepang dinilai dapat memberikan berbagai pengalaman dan peluang bagi peserta.
Selain memperoleh penghasilan yang kompetitif, pekerja juga berkesempatan mendapatkan tunjangan, bonus, fasilitas tempat tinggal, serta perlindungan melalui sistem jaminan sosial, termasuk asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan.
Namun, bekerja di Jepang tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi.
Peserta juga dituntut mampu beradaptasi dengan budaya kerja yang mengutamakan kedisiplinan, ketepatan waktu, tanggung jawab dan efisiensi dalam menjalankan tugas.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta, baik dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing maupun memahami teknologi serta pola kerja yang lebih modern.
Jepang juga memiliki lingkungan yang dikenal tertib dengan dukungan infrastruktur dan transportasi yang memadai.
Kondisi tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperoleh pengalaman hidup di lingkungan internasional sekaligus melatih kemandirian.
Kegiatan peresmian JEGTC turut dihadiri Danramil 20/Plupuh Kapten Inf Hartadi.
Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap program yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda di wilayah Kecamatan Plupuh.
Kapten Inf Hartadi berharap para peserta tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan di luar negeri.
Menurutnya, pengalaman selama mengikuti program di Jepang nantinya dapat menjadi modal untuk mengembangkan diri setelah kembali ke tanah air.
“Harapannya, para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Keterampilan, pengalaman dan wawasan yang diperoleh di Jepang nantinya bisa memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Dengan hadirnya JEGTC, generasi muda Sragen diharapkan semakin memiliki akses terhadap pelatihan yang mendukung kesiapan menghadapi persaingan kerja global. (ar)






