Menu ✖

Mode Gelap
 

Olahraga

Borobudur 100 Tak Sekadar Lari, Sekda Jateng Dorong Kepedulian untuk Penyandang Cerebral Palsy

badge-check


					Borobudur 100 Tak Sekadar Lari, Sekda Jateng Dorong Kepedulian untuk Penyandang Cerebral Palsy Perbesar

MAGELANG | Kabarjateng.id – Ajang lari Borobudur 100 yang akan digelar Desember 2026 membawa pesan sosial di balik kegiatan olahraga.

Salah satunya adalah menggalang kepedulian untuk anak-anak penyandang cerebral palsy.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengapresiasi langkah penyelenggara yang memadukan olahraga dengan kegiatan sosial tersebut.

Menurut Sumarno, masyarakat tidak hanya diajak menjaga kebugaran melalui olahraga lari, tetapi juga diberikan ruang untuk ikut membantu anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Hal itu disampaikan Sumarno saat menghadiri peluncuran Borobudur 100 di Atrium Mall Artos Magelang, Sabtu (26/9/2026).

“Kami terima kasih sekali bahwa event ini juga membawa misi sosial yang luar biasa. Bagaimana mengumpulkan dana untuk donasi bagi anak-anak kita yang kena cerebral palsy,” ujar Sumarno.

Ia menjelaskan, penyandang cerebral palsy membutuhkan dukungan yang berkelanjutan.

Kebutuhan tersebut antara lain berkaitan dengan perawatan, makanan tambahan hingga akses menuju fasilitas pelayanan.

“Untuk penanganan anak-anak kita ini butuh dukungan untuk perawatan, untuk pemberian makanan tambahan, juga mungkin untuk menuju tempat perawatan butuh kendaraan yang ramah disabilitas,” jelasnya.

Sumarno menegaskan, kepedulian terhadap penyandang disabilitas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Peran masyarakat dan berbagai elemen lainnya juga diperlukan untuk memperluas dukungan sosial.

Menurut dia, pemerintah memiliki kewajiban memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Namun, keterbatasan sumber daya membuat kolaborasi dengan berbagai pihak tetap dibutuhkan.

“Tentu saja ini kami sangat support dan terima kasih. Karena itu semua sebenarnya juga bagian dari pemerintah. Namun demikian kita tidak semua mampu dari pemerintah untuk menangani masalah-masalah tersebut,” katanya.

Karena itu, Sumarno berharap Borobudur 100 dapat memberikan dampak lebih luas.

Menurutnya, kegiatan olahraga yang dibarengi aksi sosial bisa menjadi sarana untuk membangun semangat gotong royong.

“Kami berharap event-event seperti ini juga akan memberi motivasi kepada masyarakat untuk peduli sesama,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu mendorong lebih banyak masyarakat terlibat dalam aksi sosial, terutama untuk membantu kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

“Mudah-mudahan nanti juga menginspirasi masyarakat untuk lebih banyak berpartisipasi, lebih banyak peduli kepada saudara-saudara kita yang masih kurang beruntung,” kata Sumarno.

Sementara itu, Project Director Borobudur 100 Fajar Ali Setyo Tirton mengatakan, penyelenggara menargetkan sebanyak 1.000 peserta dalam ajang tersebut.

Borobudur 100 akan berlangsung pada 19-20 Desember 2026 dengan empat kategori lomba, yakni 100 kilometer, 50 kilometer, 25 kilometer, dan 5 kilometer.

Khusus peserta kategori 100 kilometer, 50 kilometer, dan 25 kilometer, panitia menetapkan kewajiban donasi minimal Rp1 juta.

Donasi tersebut harus dikumpulkan paling lambat 10 Desember 2026 dan menjadi salah satu persyaratan bagi peserta untuk mengikuti perlombaan. (dkp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Gus Yasin Dorong Vaksinasi Massal, 10.000 Dosis Rabies Gratis Disiapkan di Jateng

27 September 2026 - 21:43 WIB

GTR Ultra 2026 Tak Sekadar Tantangan Tiga Gunung, Ekonomi Warga Ikut Bergeliat Rp4,5 Miliar

27 September 2026 - 21:35 WIB

34 Hektare Lahan di Mijen Dioptimalkan, P2RPTI dan Crew 8 Gandeng Petani

27 September 2026 - 21:16 WIB

Semarak HUT ke-1 TB Mulya Tani, Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

27 September 2026 - 21:08 WIB

Tim Sparta Amankan Tujuh Muda-Mudi Diduga Konsumsi Miras di Taman ISI Surakarta

27 September 2026 - 07:23 WIB

Kemarau Melanda, Warga Wonosamodro Boyolali Terima 12 Ribu Liter Air Bersih

27 September 2026 - 07:17 WIB

Trending di Daerah