Menu

Mode Gelap
 

Kesehatan · 15 Jan 2026 09:34 WIB

Penguatan Farmasi Nasional Jadi Pilar Kesehatan lewat Investasi Global Bayer


					Peresmian Pengembangan Fasilitas Manufaktur dan Riset Bayer Indonesia di Depok, Rabu (14/1) | Dok. Kementerian Kesehatan Perbesar

Peresmian Pengembangan Fasilitas Manufaktur dan Riset Bayer Indonesia di Depok, Rabu (14/1) | Dok. Kementerian Kesehatan

JAKARTA, Kabarjateng.id – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan penguatan kapasitas investasi produksi kesehatan nasional merupakan faktor strategis untuk melindungi Indonesia dari risiko krisis global di masa mendatang.

Menkes menyampaikan hal tersebut saat peresmian Pengembangan Fasilitas Manufaktur dan Riset Bayer Indonesia di Depok, Rabu (14/1).

Menurut Menkes, peresmian ini menjadi langkah penting memperkuat kemandirian sistem kesehatan nasional.

Selain itu, Menkes menilai pembangunan investasi industri farmasi dalam negeri adalah fondasi utama sistem kesehatan yang berkelanjutan.

“Pengalaman pandemi COVID-19 menunjukkan betapa rentannya negara yang tidak memiliki kemampuan produksi obat, vaksin, dan alat kesehatan secara mandiri,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin, dilansir dari Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI.

Menkes menjelaskan, pembatasan mobilitas internasional saat krisis membuat negara yang bergantung pada impor berada dalam posisi sangat rentan terhadap gangguan pasokan farmasi.

Kondisi tersebut, lanjut Menkes berdampak langsung pada layanan kesehatan masyarakat.

“Tanpa kapasitas industri di dalam negeri, populasi besar seperti Indonesia menghadapi risiko serius ketika terjadi wabah berskala global,” kata Menkes, Budi Gunadi Sadikin.

Lebih lanjut, Menkes menekankan ketahanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan medis, tetapi juga kesiapan industri penunjang seperti farmasi yang mampu tetap beroperasi dalam kondisi darurat.

Menkes menyebut investasi di sektor farmasi dan kesehatan merupakan bentuk perlindungan nasional.

“Investasi kesehatan dan farmasi setara dengan pembangunan infrastruktur strategis lainnya karena menyangkut keselamatan rakyat,” ujar Menkes.

Pada kesempatan itu, Head of Bayer Product Supply Consumer Health Asia & ANZ PT Bayer Indonesia, Priscilla Silvan Prarizta, menyatakan komitmen Bayer dalam memperkuat ekosistem kesehatan nasional melalui investasi jangka panjang.

Priscilla menilai investasi farmasi menjadi kunci keberlanjutan industri kesehatan.

“Melalui inisiatif ini, Bayer menginvestasikan 99 miliar rupiah untuk meningkatkan kapabilitas manufaktur, termasuk produksi MMS, sekaligus memperkuat peran pabrik Cimanggis sebagai bagian dari pusat R&D global Bayer,” ujar Priscilla.

Priscilla menjelaskan investasi tersebut memungkinkan pabrik Cimanggis memproduksi hingga 1,2 miliar tablet per tahun.

Produk farmasi tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan kesehatan dalam negeri, tetapi juga dipasarkan ke 42 negara.

“Seluruh operasional dijalankan oleh tenaga profesional Indonesia, sementara fasilitas R&D kami berfokus pada peningkatan kualitas farmasi agar produk tetap aman dan efektif,” katanya.

Sementara, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste Ralf Beste menilai investasi Bayer mencerminkan kekuatan basis industri Jerman yang berorientasi jangka panjang pada sektor kesehatan dan farmasi.

Menurutnya, produksi lokal dan transfer teknologi menjadi elemen penting membangun ketahanan ekonomi dan kesehatan.

“Kami sangat senang melihat keputusan untuk memproduksi di Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai hub farmasi regional,” ujar Ralf Beste, dalam keterangan resminya.

Ralf Beste menambahkan sektor kesehatan dan farmasi akan menjadi salah satu pilar utama peningkatan kerja sama investasi antara Jerman-Indonesia ke depan.

Ia optimistis investasi farmasi akan memperkuat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan ketahanan kesehatan nasional Indonesia.

 

Editor: Wahyu Hamijaya

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pengadilan Negeri Salatiga Intensifkan Wasmat di Rutan

16 April 2026 - 13:56 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Perkuat Layanan Kesehatan Hewan Keliling untuk Antisipasi Penyakit

16 April 2026 - 13:33 WIB

Apresiasi Ruwatan Silayur, Wali Kota Semarang Tegaskan Upaya Nyata Tetap Jadi Prioritas

16 April 2026 - 13:15 WIB

Dukung Ruwatan Silayur, Sarif Abdillah Ajak Warga Lestarikan Tradisi dan Nilai Spiritual

16 April 2026 - 12:44 WIB

Ketua LSM Forlindo Jaya Soroti Pemeriksaan 63 ASN, Desak KPK Perluas Arah Penyidikan

16 April 2026 - 11:28 WIB

Polsek Madukara Ringkus Pelaku Curanmor dalam Dua Hari, Motor Guru Juri Pramuka Berhasil Diamankan

16 April 2026 - 11:11 WIB

Trending di Daerah