SEMARANG, Kabarjateng.id – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah menggelar Ramadan Fest 2026 di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan puluhan stan yang menawarkan berbagai kebutuhan masyarakat selama bulan puasa hingga Hari Raya Idul Fitri.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, membuka langsung kegiatan tersebut pada Kamis (6/3/2026).
Ia menjelaskan, Ramadan Fest menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus membuka peluang transaksi antara penjual dan pembeli.
Menurutnya, kegiatan ini memberi ruang bagi produk lokal agar lebih dikenal masyarakat luas.
Selain itu, masyarakat juga bisa mendapatkan berbagai kebutuhan Ramadan dan Lebaran di satu tempat.
Dorong Produk Lokal dan UMKM
Sumarno menyampaikan bahwa berbagai komoditas pangan seperti beras dan hasil pertanian yang tampil dalam pameran membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
Ia menuturkan, DWP Provinsi Jawa Tengah rutin menggelar Ramadan Fest setiap tahun untuk menyambut bulan suci Ramadan.
Selain menjadi ajang promosi produk, kegiatan tersebut juga membantu pegawai dan masyarakat di sekitar Kantor Setda Jawa Tengah mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa memperoleh berbagai kebutuhan Ramadan sekaligus mengenal produk-produk lokal yang dihasilkan UMKM di Jawa Tengah,” ujarnya.
Imbau Hidup Sederhana Saat Ramadan
Dalam kesempatan itu, Sumarno juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga pola hidup sederhana selama bulan Ramadan.
Ia menilai, konsumsi makanan sering meningkat saat berbuka puasa karena banyak orang membeli berbagai jenis makanan.
Namun demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak berlebihan sehingga tidak menimbulkan pemborosan makanan.
“Sering kali saat puasa kita ingin membeli banyak makanan. Padahal ketika berbuka, cukup minum air putih saja sudah terasa segar. Jangan sampai makanan terbuang sia-sia,” katanya.
Serahkan Bantuan Sosial
Pada kesempatan tersebut, Sumarno bersama Ketua DWP Provinsi Jawa Tengah, Indah Sumarno, menyerahkan bantuan kepada janda pensiunan aparatur sipil negara (ASN) serta lansia nonpanti di Kampung Ligu yang menjadi binaan DWP Provinsi Jawa Tengah.
Indah Sumarno menjelaskan, Ramadan Fest melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ia berharap kegiatan tersebut memberi dampak positif, tidak hanya bagi anggota Dharma Wanita, tetapi juga bagi perekonomian keluarga mereka.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat peran anggota Dharma Wanita dalam mendukung perekonomian keluarga melalui kegiatan usaha,” jelasnya.
Puluhan Stan Ramaikan Ramadan Fest
Sebanyak 52 stan ikut meramaikan Ramadan Fest tahun ini. Stan-stan tersebut berasal dari berbagai badan, dinas, dan instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Sebagian besar peserta menawarkan kebutuhan pokok, aneka kuliner khas Ramadan, serta makanan yang biasa hadir saat Lebaran.
Salah satu stan yang menarik perhatian pengunjung berasal dari Dharma Wanita Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah.
Stan tersebut menyediakan berbagai sayur dan buah organik segar serta telur.
Pengelola stan, Vina, mengatakan produk yang dijual berasal dari petani binaan dan balai milik dinas terkait.
“Ada komoditas yang kami petik langsung dari balai, seperti melon dan kelengkeng. Sedangkan kentang kami ambil dari petani binaan,” ungkapnya.
Ramadan Fest 2026 berlangsung pada 5–6 Maret 2026 dengan melibatkan 52 stan dari DWP badan, dinas, dan instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan ini menjadi ajang promosi produk lokal sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul Fitri. (dkp)






