SEMARANG | Kabarjateng.id — Jawa Tengah terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXXI Tahun 2026.
Hingga Senin (24/8/2026), kesiapan penyelenggaraan disebut telah berada di kisaran 80 hingga 90 persen.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan hal tersebut setelah memimpin rapat koordinasi persiapan MTQ Nasional di Ruang Rapat Gedung B Lantai 5 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang.
Menurut Taj Yasin, rapat tersebut menjadi bagian dari tahap akhir persiapan sebelum seluruh rangkaian MTQ dimulai pada September mendatang.
Sejumlah hal teknis masih terus disempurnakan agar pelaksanaan berjalan lancar.
“Persiapannya sudah 80 sampai 90 persen. Sebagai tuan rumah, tentu kita ingin memberikan pelayanan terbaik dan menghormati seluruh tamu yang datang,” ujar Taj Yasin.
Salah satu agenda yang dibahas dalam rapat yakni pengaturan kedatangan kafilah dari berbagai daerah.
Pemprov Jateng juga memetakan agenda kunjungan sejumlah pejabat kementerian selama pelaksanaan MTQ Nasional.
Selain memastikan aspek perlombaan berjalan baik, Pemprov Jateng menyiapkan berbagai kegiatan pendukung bagi para peserta dan tamu.
Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman positif selama berada di Jawa Tengah.
Taj Yasin mengatakan, MTQ Nasional juga harus memberikan manfaat lebih luas bagi daerah.
Karena itu, sektor pariwisata menjadi salah satu perhatian dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Para kafilah nantinya akan diarahkan untuk mengenal sejumlah destinasi wisata melalui agenda city tour.
Konsep tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Jawa Tengah, khususnya yang berkaitan dengan pariwisata ramah Muslim.
“Para kafilah bisa mengikuti city tour sehingga destinasi wisata kita juga semakin dikenal,” katanya.
Tak hanya pariwisata, keberadaan UMKM juga diharapkan ikut memperoleh manfaat dari gelaran nasional tersebut.
Pemerintah daerah mendorong pelaku usaha lokal terlibat sehingga perputaran ekonomi selama MTQ dapat dirasakan masyarakat.
Menurut Taj Yasin, aspek teknis pelaksanaan tetap menjadi prioritas utama.
Seluruh rangkaian acara harus dipastikan berjalan sesuai jadwal, sekaligus memberikan kenyamanan kepada kafilah dan para pengunjung.
Pemprov Jateng bersama seluruh pihak yang terlibat masih melakukan berbagai penyempurnaan menjelang hari pelaksanaan.
Dengan waktu yang tersisa kurang dari tiga pekan, koordinasi lintas sektor terus diperkuat.
MTQ Nasional ke-XXXI Tahun 2026 akan berlangsung di Kota Semarang pada 11 hingga 20 September 2026.
Registrasi kafilah dijadwalkan pada 11–12 September, kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan pada 12 September.
Rangkaian perlombaan atau cabang musabaqah berlangsung pada 13–18 September 2026. Setelah itu, rapat pleno dan acara penutupan dijadwalkan pada 19 September.
Para kafilah dijadwalkan kembali ke daerah masing-masing pada 20 September 2026.
Dengan persiapan yang kini memasuki tahap akhir, Jawa Tengah menargetkan MTQ Nasional 2026 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu meninggalkan dampak positif bagi sektor pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat. (dkp)






