SEMARANG, Kabarjateng.id – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menghadiri kegiatan pelepasan rekayasa lalu lintas sistem one way arus balik Lebaran 2026 di Gerbang Tol Kalikangkung, Kota Semarang, Selasa (24/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengurai kepadatan kendaraan selama arus balik Operasi Ketupat Candi 2026.
Pejabat Tinggi Negara Hadir Langsung
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung flag off penerapan one way yang dimulai dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikampek.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, antara lain Menko PMK Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Astamaops Polri Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo juga menghadiri kegiatan tersebut.
Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan kelancaran arus balik Lebaran.
Strategi Urai Kepadatan Arus Balik
Pemerintah menerapkan sistem satu arah untuk mengurai lonjakan volume kendaraan dari wilayah Jawa Timur menuju Jakarta dan Jawa Barat yang meningkat signifikan pascalibur Idul Fitri.
Dengan rekayasa ini, arus lalu lintas menjadi lebih lancar, aman, dan terkendali.
Petugas di lapangan terus melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif serta memantau titik-titik rawan kemacetan guna mencegah kepadatan panjang.
Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah
Mayjen TNI Achiruddin menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mendukung pengamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat.
Ia menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi puncak arus balik yang setiap tahun terus meningkat.
Kehadiran Pangdam IV/Diponegoro dalam kegiatan pembukaan one way di GT Kalikangkung ini menjadi simbol soliditas antarinstansi.
Utamanya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama masa libur panjang.
Imbauan Keselamatan bagi Pemudik
Petugas juga mengimbau para pengendara untuk mematuhi aturan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat kembali ke tempat aktivitas dengan aman dan nyaman, sekaligus menjaga ketertiban selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah. (liem)






