SEMARANG, Kabarjateng.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang memastikan penumpang yang terdampak gangguan perjalanan akibat rintang jalan (Rinja) di emplasemen Stasiun Bumiayu pada Senin (6/4) tetap memperoleh hak kompensasi sesuai ketentuan layanan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan pihaknya memberi berbagai opsi kemudahan bagi pelanggan, baik yang melanjutkan perjalanan maupun yang memilih membatalkan tiket.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas layanan. Karena itu, kami membuka akses pengembalian bea tiket bagi pelanggan yang terdampak perubahan pola operasi maupun pembatalan perjalanan kereta akibat rintang jalan,” jelasnya.
Ketentuan Pengembalian Tiket
KAI Daop 4 Semarang menetapkan sejumlah kebijakan pengembalian bea tiket yang terdampak gangguan perjalanan akibat rintang jalan (Rinja) di emplasemen Stasiun Bumiayu sebagai berikut:
Penumpang mengajukan refund maksimal tujuh hari sejak tanggal kejadian.
Lalu Penumpang yang membatalkan perjalanan karena perubahan rute, pengalihan jalur, atau potensi keterlambatan berhak menerima pengembalian dana 100 persen.
Tiket lanjutan atau pulang-pergi (PP) juga mendapat pengembalian penuh selama masih berada dalam sistem layanan KAI Group.
Penumpang mengurus pengajuan refund melalui loket stasiun atau Contact Center KAI 121.
Selanjutnya Penumpang mengakses layanan Contact Center melalui telepon maupun VoIP di aplikasi Access by KAI, khusus untuk pengembalian penuh.
Penumpang kereta yang masuk daftar pembatalan perjalanan dapat membatalkan tiket secara mandiri melalui aplikasi Access by KAI.
KAI menyalurkan dana pengembalian melalui transfer ke rekening pelanggan.
Dua Perjalanan Dibatalkan
Selain perubahan pola operasi, KAI Daop 4 Semarang juga membatalkan dua perjalanan kereta dari wilayahnya, yakni:
KA 191 Kamandaka relasi Semarang Tawang – Purwokerto dan KA 186 Joglosemarkerto relasi Semarang Tawang – Solo Balapan
Pendampingan Penumpang
KAI Daop 4 Semarang mengerahkan petugas layanan di seluruh stasiun untuk aktif memberi informasi sekaligus membantu penumpang yang terdampak gangguan perjalanan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami terus berupaya menjaga pelayanan tetap optimal serta memastikan seluruh pelanggan menerima haknya sesuai aturan,” pungkas Luqman. (day)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.