SEMARANG, Kabarjateng.id – Kepolisian berhasil mengendalikan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Jateng. Petugas mengatur pergerakan kendaraan secara optimal, terutama di dua gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Pejagan dan Gerbang Tol Kalikangkung.
Di Gerbang Tol Pejagan, arus mudik mencapai puncaknya pada H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026.
Saat itu, sebanyak 17.833 kendaraan melintas menuju wilayah Banyumas dan sekitarnya.
Arus balik mencapai puncak pada H+4 Lebaran atau 25 Maret 2026, dengan 16.999 kendaraan bergerak ke arah Jakarta.
Secara total, kendaraan keluar melalui GT Pejagan mencapai 120.646 unit, sedangkan kendaraan masuk kembali mencapai 104.348 unit.
Selisih 16.298 kendaraan atau sekitar 14 persen menunjukkan sebagian pemudik belum kembali ke daerah asal.
Data Gerbang Tol Kalikangkung
Di Gerbang Tol Kalikangkung, yang menjadi pintu utama menuju Kota Semarang Jateng dan sekitarnya, arus mudik memuncak pada 19 Maret 2026 dengan jumlah kendaraan mencapai 72.418 unit.
Arus balik mencapai puncaknya pada 25 Maret 2026, dengan 61.734 kendaraan mengarah ke Jakarta.
Total kendaraan keluar melalui GT Kalikangkung mencapai 485.502 unit, sedangkan kendaraan masuk kembali mencapai 415.019 unit.
Selisih 43.483 kendaraan atau sekitar 9,5 persen menunjukkan masih ada pemudik yang belum kembali.
Strategi Pengaturan Lalu Lintas
Petugas menjaga kelancaran arus lalu lintas meskipun volume kendaraan meningkat selama periode Lebaran.
Polisi menerapkan sistem one way, contraflow, serta mengatur titik-titik rawan kepadatan secara intensif.
Imbauan Kepolisian
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, menegaskan bahwa pengamanan arus mudik dan balik tahun ini berjalan optimal karena kesiapan personel dan perencanaan yang matang.
Ia menilai selisih jumlah kendaraan yang belum kembali merupakan hal yang wajar, karena banyak masyarakat memilih memperpanjang masa libur Lebaran di kampung halaman.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan kembali agar memastikan kondisi kendaraan tetap prima, menjaga stamina, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” ujarnya. (dkp)






