BATANG, Kabarjateng.id – Bhabinkamtibmas dan Babinsa terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk pada kegiatan keagamaan.
Hal ini terlihat saat Babinsa Koramil 12/Tulis bersama Bhabinkamtibmas mengawal pelaksanaan ibadah Minggu Palma.
Kegiatan itu berada di Gereja Katolik Santa Maria Lourdes Stasi, Desa Simbangdesa, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Minggu (29/03/2026).
Sejak pagi hari, petugas sudah berada di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Mereka memantau area sekitar gereja, mengatur arus keluar masuk jemaat, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Langkah ini bertujuan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib dan lancar tanpa hambatan.
Jemaat Merasa Aman dan Nyaman
Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari jemaat.
Umat merasa lebih tenang dan nyaman saat mengikuti rangkaian ibadah Minggu Palma yang menjadi bagian penting dalam kalender liturgi umat Katolik.
Suasana ibadah pun berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan khidmat.
Sinergi TNI-Polri Jaga Stabilitas Wilayah
Babinsa Koramil 12/Tulis, Serka Dwi Indra, menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Menurutnya, kerja sama yang solid antara kedua institusi sangat penting, terutama pada momen keagamaan yang melibatkan banyak masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Menurutnya, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis.
“Kami mengimbau masyarakat agar terus menjaga kebersamaan, saling menghormati, serta ikut berperan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Serka Dwi Indra.
Ibadah Berjalan Lancar dan Khidmat
Dengan pengamanan yang optimal serta dukungan masyarakat, seluruh rangkaian ibadah Minggu Palma di Gereja Santa Maria Lourdes berjalan lancar, tertib, dan aman.
Kondisi ini menunjukkan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat mampu menciptakan suasana yang damai, sehingga setiap kegiatan keagamaan berlangsung dengan penuh khidmat tanpa gangguan. (di)






