Menu

Mode Gelap
 

KABAR JATENG

Pemprov Jateng Salurkan Bantuan PLTS untuk Pengrajin Tusuk Sate di Banyumas

badge-check


					Pemprov Jateng Salurkan Bantuan PLTS untuk Pengrajin Tusuk Sate di Banyumas Perbesar

BANYUMAS, Kabarjateng.id – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil (UMK) terus diwujudkan.

Salah satunya melalui pemberian bantuan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) bagi kelompok pengrajin tusuk sate di Desa Pajerukan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas.

Bantuan energi ramah lingkungan tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan listrik, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja para pengrajin.

Kini, kelompok usaha tusuk sate yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (Kube) Mandiri Sejahtera mampu memproduksi lebih banyak tusuk sate dalam waktu yang lebih singkat.

Ketua Kube Mandiri Sejahtera, Tutik Ariyani, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebelum ada PLTS, proses pembuatan tusuk sate masih dilakukan secara manual, dan ketika mendapat mesin bantuan dari pemerintah pun, daya listrik yang tersedia tidak mencukupi.

“Dulu kami harus bekerja secara manual dan butuh waktu lama. Setelah ada mesin, kendalanya listrik tidak kuat, jadi mesin harus dipisah di dua lokasi. Sekarang setelah ada PLTS dari Pemprov Jateng, produksi jadi lancar dan waktunya lebih efisien,” ujarnya, Jumat (8/11/2025).

Anggota kelompok, Sutijah, menuturkan bahwa kini terdapat sepuluh ibu-ibu yang rutin memproduksi tusuk sate di satu tempat. Produksi dilakukan dua kali seminggu, dengan biaya operasional yang jauh lebih hemat.

“Dengan adanya listrik tenaga surya, kami bisa bekerja lebih cepat dan hemat. Produksi sekarang bisa mencapai lebih dari seratus ribu tusuk sate per minggu, sebelumnya paling banyak hanya sekitar dua puluh lima ribu,” katanya.

Peningkatan produksi itu juga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan anggota kelompok.

“Kualitas produk kami makin bagus, hasilnya pun lebih banyak. Kami tentu senang karena ekonomi keluarga ikut terbantu,” tambah Suparmi, anggota lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Agus Sugiharto, menjelaskan bahwa bantuan PLTS tersebut merupakan bagian dari program pengentasan kemiskinan ekstrem di bawah semangat Ngopeni Nglakoni Jateng.

Program ini juga mendukung agenda prioritas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Tak Yasin.

“Pemerintah ingin hadir langsung membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Bantuan ini menyasar pelaku usaha kecil yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” jelasnya.

Agus menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperluas pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di berbagai daerah untuk mendukung kemandirian energi masyarakat.

“Kami akan terus berinovasi dalam pemanfaatan energi bersih agar manfaatnya dirasakan secara luas,” pungkasnya. (ajp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Demak Cup Season 2 Jadi Ajang Pembinaan Atlet E-Sports Muda Berprestasi

16 Juni 2026 - 20:03 WIB

Central Java Prayer Breakfast 2026 Jadi Simbol Kerukunan dan Sinergi untuk Jawa Tengah

16 Juni 2026 - 11:55 WIB

Terjang Genangan Rob, Kapolres Kendal Salurkan Bantuan untuk Warga yang Bertahan di Tengah Banjir

16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Dampak Tambang Galian C di Desa Delik Tuai Keluhan, DPRD Kabupaten Semarang Turun Tangan

16 Juni 2026 - 08:02 WIB

30 Personel Polres Boyolali Diterjunkan ke Semarang untuk Pengamanan Aksi GERAM JATENG

16 Juni 2026 - 07:19 WIB

Donor Darah Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Kumpulkan 40 Kantong Darah

15 Juni 2026 - 21:51 WIB

Trending di Kabar Demak