Menu

Mode Gelap
 

Kabar Kendal

15 Ribu Ayam Gratis Dibagikan di Kendal, Peternak Sampaikan Lima Aspirasi kepada Pemerintah

badge-check


					15 Ribu Ayam Gratis Dibagikan di Kendal, Peternak Sampaikan Lima Aspirasi kepada Pemerintah Perbesar

KENDAL | kabarjateng.id – Ribuan warga memadati Alun-Alun Kabupaten Kendal, Senin (10/8/2026), dalam kegiatan sosial yang digelar Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS).

Sebanyak 15.000 ekor ayam hidup dibagikan gratis kepada masyarakat dalam rangkaian aksi damai para peternak unggas.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.000 orang.

Meski melibatkan massa dalam jumlah besar dan puluhan kendaraan pengangkut ayam, seluruh rangkaian acara berlangsung tertib hingga peserta meninggalkan lokasi.

Polres Kendal melakukan pengamanan sejak rombongan peternak bergerak dari sejumlah titik.

Sebanyak 75 kendaraan pikap mengikuti konvoi menuju Alun-Alun Kendal setelah sebelumnya berkumpul di beberapa lokasi, termasuk wilayah Sukorejo, Boja, dan Wonosari.

Petugas kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas serta pengawalan sepanjang perjalanan.

Rombongan terlebih dahulu transit di Stadion Kebondalem sebelum bersama-sama menuju pusat kota.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pejabat terkait.

Di balik kegiatan berbagi ayam kepada masyarakat, para peternak membawa sejumlah persoalan yang selama ini dihadapi dalam menjalankan usaha.

Koordinator KPUS Kendal Suwardi menyampaikan lima tuntutan utama dalam aksi tersebut.

Peternak meminta adanya kebijakan untuk menekan harga pakan ayam yang dinilai membebani biaya produksi.

Mereka juga mendorong kenaikan harga telur dan berharap telur dapat menjadi bagian dari komoditas yang disalurkan melalui program bantuan pangan.

Tuntutan lainnya berkaitan dengan penambahan kuota SPHP Jagung untuk peternak mikro, kecil, dan menengah.

Para peternak juga meminta penerapan ketentuan Hak Budidaya Peternak Rakyat Mandiri sebesar 98 persen serta pembatasan pemberian izin budidaya baru bagi usaha peternakan berskala besar.

Suwardi mengatakan pembagian ayam hidup kepada warga merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus cara peternak menyuarakan kondisi usaha mereka.

“Pembagian ayam ini menjadi bentuk keprihatinan kami karena harga telur masih rendah, sementara biaya pakan terus meningkat,” katanya.

Ia menegaskan, peternak akan mempertimbangkan aksi lanjutan dengan jumlah peserta lebih besar apabila tuntutan mereka belum mendapatkan respons dari pemerintah pusat.

Rencana aksi berikutnya disebut akan berlangsung di Jakarta pada 10 September 2026.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyambut positif penyampaian aspirasi tersebut.

Menurutnya, cara yang ditempuh para peternak menunjukkan bahwa penyampaian pendapat dapat dilakukan secara damai sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kendal, kata dia, akan menampung berbagai persoalan yang disampaikan dan membantu meneruskannya kepada pemerintah pusat.

Sementara itu, pembagian ayam dilakukan secara bertahap kepada sejumlah kelompok masyarakat.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh jajaran Forkopimda dan perwakilan penyelenggara aksi.

Bantuan tersebut diberikan kepada anak yatim, pengemudi ojek online, pekerja, petugas kebersihan, kaum dhuafa, hingga tukang becak.

Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan kepolisian mengapresiasi peserta aksi yang mampu menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengapresiasi saudara-saudara dari KPUS yang menyampaikan aspirasi secara tertib dan aman, sekaligus mengisinya dengan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ratna.

Menurutnya, Polri berkewajiban memastikan masyarakat dapat menyampaikan pendapat secara aman.

Karena itu, personel di lapangan mengutamakan pendekatan persuasif selama pengawalan konvoi maupun pengamanan kegiatan di Alun-Alun.

“Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, panitia, dan masyarakat membuat kegiatan yang diikuti sekitar 5.000 orang ini berjalan kondusif,” katanya.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah pembagian ayam dan penyampaian aspirasi selesai, peserta aksi meninggalkan Alun-Alun Kendal secara tertib. (ra)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

E-Sports Kapolri Cup 2026 Resmi Berakhir, Kapolri Dorong Gen Z Jadi Duta Kamtibmas Siber

10 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Kejurkab Bulutangkis Purbalingga 2026 Berakhir Meriah, Karsono Bidik Lahirnya Atlet Nasional

10 Agustus 2026 - 21:18 WIB

HUT Ke-3 Suluhnusantara.news, Momentum Refleksi dan Kepedulian dengan Santuni 30 Anak Yatim

10 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Pompa Tenaga Surya Mulai Digunakan Petani Jateng, Biaya Pengairan Lebih Hemat

10 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Cegah Tawuran dan Bullying, Polisi Edukasi Pelajar SMK Muhammadiyah 4 Boyolali

10 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Seribu Jamaah Hadiri Sholawat Kebangsaan di Kemusu, Pengamanan Berjalan Kondusif

10 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Trending di Daerah