Menu

Mode Gelap
 

Kabar Sragen

Ribuan Loyalis SH Terate Cabang Sragen Pusat Madiun Gelar Apel & Deklarasi Damai Menyongsong Bulan Suro 1448 H/2026 M

badge-check


					Sebanyak 5.000 warga PSHT Cabang Sragen, Pusat Madiun, mengikuti deklarasi damai di Padepokan PSHT Desa Patihan, Sidoharjo, Minggu (24/5/2026), menjelang Bulan Suro 2026.Foto: Istimewa Perbesar

Sebanyak 5.000 warga PSHT Cabang Sragen, Pusat Madiun, mengikuti deklarasi damai di Padepokan PSHT Desa Patihan, Sidoharjo, Minggu (24/5/2026), menjelang Bulan Suro 2026.Foto: Istimewa

SRAGEN | Kabarjateng.id – Sebanyak 5.000 warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen, Pusat Madiun, menggelar deklarasi damai di Padepokan PSHT Cabang Sragen, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif menjelang Bulan Suro atau Muharram 2026.

Deklarasi diikuti ribuan warga PSHT dari berbagai wilayah di Kabupaten Sragen.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menyatakan komitmen menjaga persatuan, menghindari konflik, serta mendukung terciptanya suasana aman dan damai di wilayah Sragen.

Selain deklarasi damai, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penegasan sikap organisasi bahwa PSHT berada di bawah kepemimpinan Kangmas H. Isoebijantoro, S.H. selaku Ketua Dewan Pusat dan Kangmas R. Moerdjoko H.W. sebagai Ketua Umum Pusat Madiun.

Koordinator Deklarasi Damai, Budi Suratno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian PSHT terhadap situasi keamanan daerah, terutama menjelang Bulan Suro yang identik dengan berbagai agenda tradisi perguruan.

Menurutnya, deklarasi damai menjadi langkah bersama dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

“Kami ingin menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, khususnya di Kabupaten Sragen menjelang Bulan Suro atau Muharram,” ujar Budi di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan itu juga menjadi bentuk ajakan kepada seluruh anggota agar tetap menjaga nilai persaudaraan dan mengedepankan sikap saling menghormati.

Deklarasi tersebut sekaligus menjadi langkah antisipasi terhadap potensi konflik yang belakangan terjadi di sejumlah daerah, baik konflik antarperguruan maupun gesekan horizontal di masyarakat.

Menurut Budi, berbagai peristiwa yang muncul di sejumlah wilayah menjadi perhatian bersama agar situasi serupa tidak terjadi di Kabupaten Sragen.

“Salah satu tujuan deklarasi damai ini untuk meredam potensi konflik agar Sragen tetap aman, nyaman, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang,” katanya.

PSHT Cabang Sragen berharap momentum Bulan Suro dapat dimaknai sebagai sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan, bukan menjadi pemicu terjadinya konflik sosial.

Penyelenggara juga berharap komitmen damai yang telah disampaikan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam menghadapi Bulan Suro tahun ini, harapan kami Sragen tetap aman, lancar, dan tidak terjadi gangguan Kamtibmas,” pungkasnya.

Kegiatan deklarasi berlangsung tertib dengan pengamanan dari sejumlah unsur terkait.

Acara ditutup dengan pembacaan komitmen damai bersama dan ajakan menjaga persatuan serta keamanan wilayah. (Sriyadi)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polda Jateng Bongkar Modus “Alamat Web”, 16 Paket Sabu Diamankan dari Dua Pengedar

7 September 2026 - 08:18 WIB

Ahmad Luthfi Dorong TRC Jateng Percepat Respons, Mitigasi Bencana Harus Dimulai Sejak Dini

7 September 2026 - 08:07 WIB

Brimob Polda Jateng Salurkan Air Bersih ke Tujuh Daerah Terdampak Kekeringan

7 September 2026 - 07:58 WIB

Jelang MTQ Nasional, Kemenag Ajak Warga Semarang Gerakkan Bersih-Bersih Masjid

7 September 2026 - 07:44 WIB

Temui Keluarga Mozza, Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Kasus Dikawal

6 September 2026 - 21:10 WIB

Sambut MTQ Nasional XXXI, Semarang Zoo Tebar Promo Tiket Rp15 Ribu, Datang Ber-4 Bayar 2

6 September 2026 - 20:29 WIB

Trending di KABAR JATENG