KAB SEMARANG, Kabarjateng.id – Yayasan Jallu Nusantara Indonesia menggelar rapat evaluasi berkala pada Jumat, 1 Maret 2026, di Hotel Kencana Inn Bandungan.
Jajaran pengurus yayasan bersama perwakilan seluruh lembaga di bawah naungannya hadir dalam kegiatan tersebut.
Rapat ini menjadi ruang penting untuk meninjau pelaksanaan program kerja sekaligus mengukur perkembangan setiap lembaga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Evaluasi tersebut menjadi langkah strategis agar seluruh program tetap berjalan sesuai visi besar yayasan.
Tiga lembaga utama di bawah naungan Yayasan Jallu Nusantara Indonesia memaparkan hasil kerja mereka selama periode berjalan.
Masing-masing lembaga menjelaskan capaian, tantangan, serta langkah lanjutan guna meningkatkan pelayanan dan kontribusi kepada masyarakat.
Jallu Law School Luncurkan Tujuh Modul Pembelajaran
Jallu Law School menjadi lembaga pertama yang mempresentasikan perkembangan programnya.
Dalam bidang pendidikan dan pelatihan, lembaga ini menunjukkan kemajuan yang cukup pesat, termasuk dalam penguatan publikasi ilmiah.
Pada kesempatan itu, Jallu Law School meluncurkan tujuh modul pembelajaran baru guna memperkuat sistem kurikulum yang telah berjalan.
Salah satu modul unggulan yang mendapat perhatian khusus yaitu Pendidikan Anti Korupsi.
Pengurus menyerahkan modul tersebut secara simbolis kepada M. Yusuf Khummaini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan nilai integritas dan gerakan antikorupsi di tengah masyarakat.
Rumah Bantuan Hukum Jallu Tingkatkan Pelayanan Gratis
Rumah Bantuan Hukum Jallu juga melaporkan hasil kerja yang cukup membanggakan dalam pelayanan hukum kepada masyarakat.
Selama periode berjalan, lembaga ini memberikan pendampingan litigasi gratis kepada 19 warga yang membutuhkan akses keadilan.
Selain itu, lembaga ini juga menggelar dua kegiatan penyuluhan hukum tanpa biaya sebagai bentuk edukasi hukum kepada masyarakat agar semakin memahami hak dan kewajiban mereka di hadapan hukum.
Kantor Hukum Jallu Tangani 150 Perkara
Kantor Hukum Jallu & Associates mencatat pencapaian signifikan dalam pelayanan profesional.
Dalam waktu sekitar enam bulan terakhir, kantor hukum ini menangani sebanyak 150 perkara dari berbagai bidang hukum.
Tidak hanya itu, kantor hukum ini juga menjalin kerja sama dengan enam perusahaan sebagai mitra layanan legal corporate. Capaian tersebut
menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat dan dunia usaha terhadap kualitas pelayanan hukum yang diberikan.
Ketua Yayasan Tekankan Konsistensi dan Komitmen
Ketua Yayasan Jallu Nusantara Indonesia, Nurrun Jamaludin, menegaskan bahwa rapat evaluasi berkala ini sangat penting untuk memastikan seluruh program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, monitoring dan evaluasi harus menjadi budaya organisasi agar kualitas kerja terus meningkat.
Ia mengapresiasi capaian seluruh lembaga yang dinilai menunjukkan perkembangan positif dan memberi dampak nyata.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut harus dijaga melalui konsistensi, komitmen, dan semangat bersama.
“Semua capaian ini harus terus kita rawat dan tingkatkan. Dengan kerja sama yang kuat, kami optimistis Yayasan Jallu Nusantara Indonesia akan terus memberi manfaat nyata sesuai slogan kami, dari hukum untuk kemanusiaan, dari ilmu untuk peradaban,” tegas Jamaludin. (ar)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.