SEMARANG, Kabarjateng.id – Arus balik Lebaran di ruas Tol Solo – Semarang yang masuk wilayah Kabupaten Semarang meningkat tajam pada Senin malam, 23 Maret 2026.
Volume kendaraan dari arah Solo terus bertambah, terutama di sekitar akses Rest Area 456 B yang dipadati antrean kendaraan.
Melihat kondisi tersebut, Polres Semarang langsung menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way lokal.
Jajaran kepolisian melakukan langkah ini setelah berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah serta pengelola jalan tol, Trans Marga Jateng.
One Way Lokal Berlaku Malam Hari
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy bersama Kasat PJR Polda Jateng AKBP Endi Pratama memimpin pelaksanaan rekayasa lalu lintas di lapangan.
Petugas memberlakukan sistem satu arah dari KM 459 hingga KM 421 Gerbang Tol Banyumanik.
Kapolres menjelaskan, pihaknya mengambil langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang terus meningkat pada malam hari.
Ia menilai peningkatan arus dari arah Solo berpotensi memicu kepadatan panjang jika tidak segera diurai.
“Pukul 21.58 WIB kami mulai persiapan pelaksanaan one way lokal dari KM 459 menuju KM 421. Arus dari arah Solo meningkat signifikan, sehingga kami lakukan rekayasa untuk menjaga kelancaran perjalanan,” jelasnya di lokasi.
Pembagian Jalur Percepat Arus Kendaraan
Dalam pelaksanaannya, petugas mengarahkan kendaraan dari arah Solo ke dua jalur sekaligus, yaitu jalur A dan jalur B Tol Solo–Semarang.
Strategi ini bertujuan memaksimalkan kapasitas jalan dan mempercepat pergerakan kendaraan menuju Semarang.
Personel Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah bersama Sat Lantas Polres Semarang mengawal jalannya rekayasa tersebut.
Mereka menempatkan petugas di sejumlah titik rawan guna mencegah hambatan dan memastikan arus tetap tertib.
Imbauan untuk Pemudik
Polres Semarang berharap langkah cepat ini mampu mengurai kepadatan, terutama di sekitar rest area dan jalur utama.
Dengan kondisi lalu lintas yang lebih lancar, para pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Petugas juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan di lapangan, menjaga kondisi kendaraan, serta memperhatikan stamina selama perjalanan arus balik agar tetap selamat hingga tujuan. (liem)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.