Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 8 Nov 2025 14:34 WIB

Perda APBD 2026 Segera Dibahas, DPRD Kaji Konversi Bus Trans Semarang


					Irwan Leokita Wiharto Karunia, Anggota DPRD Komisi C saat hadir uji coba Bus Listrik Trans Semarang. Foto: Wahyu Hamijaya. Perbesar

Irwan Leokita Wiharto Karunia, Anggota DPRD Komisi C saat hadir uji coba Bus Listrik Trans Semarang. Foto: Wahyu Hamijaya.

SEMARANG, Kabarjateng.id – Menjelang akhir tahun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mulai menyiapkan pembahasan intensif terkait Peraturan Daerah (Perda) APBD 2026.

Pembahasan kali ini disebut akan lebih mendalam karena menyangkut penetapan batas pengeluaran yang realistis untuk setiap sektor prioritas pembangunan di Kota Semarang, termasuk di antaranya program transportasi publik ramah lingkungan seperti bus Trans Semarang.

Selain sektor transportasi, pembahasan rancangan APBD Kota Semarang 2026 juga akan menyoroti upaya pengendalian banjir rob, penguatan infrastruktur pelayanan dasar, serta percepatan transformasi menuju smart city.

Dewan menegaskan bahwa perencanaan anggaran kali ini diharapkan lebih terarah, transparan, dan berpihak pada kebutuhan warga.

Menanggapi program uji coba bus listrik Trans Semarang yang baru dijalankan oleh Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang dari Fraksi PSI, Irwan Leokita Wiharto Karunia, menyampaikan dukungannya terhadap langkah tersebut.

“Saya menyambut baik langkah uji coba bus listrik di Kota Semarang, karena ini bagian dari transformasi transportasi publik yang lebih ramah lingkungan,” ujar Irwan, Jumat (7/11).

Menurutnya, keberadaan bus listrik merupakan langkah awal penting dalam mewujudkan sistem transportasi hijau di Semarang.

Namun, ia mengingatkan bahwa perubahan kendaraan semata tidak cukup tanpa kesiapan sistem pendukung yang menyeluruh.

“Yang terpenting bukan hanya mengganti jenis kendaraan, tetapi juga memastikan infrastruktur seperti stasiun pengisian daya, efisiensi biaya operasional, dan keandalan pelayanan benar-benar siap. Ini menyangkut keberlanjutan, bukan sekadar uji coba,” tambahnya.

Irwan juga menilai bahwa peningkatan minat masyarakat terhadap transportasi publik harus menjadi tujuan utama Pemkot Semarang.

Dengan transportasi yang efisien, bersih, dan tepat waktu, warga diharapkan lebih memilih menggunakan bus Trans Semarang dibanding kendaraan pribadi, yang pada akhirnya dapat mengurangi kemacetan dan polusi udara di pusat kota.

Sementara itu, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Danur Rispriyanto dari Fraksi Demokrat, menekankan pentingnya kajian teknis mendalam sebelum konversi penuh armada Trans Semarang menuju sistem listrik dilakukan.

“Kebutuhan konversi bus Trans Semarang ke listrik harus dikaji matang. Kita harus melihat durasi baterai, kecepatan, serta kenyamanan penumpang. Jangan sampai operasional terganggu hanya karena sistem pengisian daya belum optimal,” kata Danur.

Ia mencontohkan, saat ini uji coba dua unit bus listrik Trans Semarang dijalankan di koridor 1 dan 5 dengan layanan gratis bagi masyarakat.

Namun, proses pengisian daya menjadi tantangan tersendiri.

“Kalau waktu pengisian daya terlalu lama, pelayanan bisa terganggu. Maka idealnya bus bisa di-charge langsung, bukan dengan sistem ganti baterai yang justru bisa menimbulkan hambatan pelayanan,” ujarnya.

Danur menambahkan bahwa Komisi C sejatinya telah merencanakan rapat kerja bersama BLU Trans Semarang untuk membahas hasil uji coba bus listrik tersebut.

Namun, jadwal rapat masih tertunda karena padatnya agenda pembahasan APBD Kota Semarang 2026 menjelang akhir tahun ini.

“Kemungkinan kajian konversi bus ke listrik akan berjalan bersamaan dengan masa pengesahan APBD 2026 pada November ini. Kami tetap mendorong inovasi Pemkot Semarang dalam mewujudkan sistem transportasi publik yang maju, efisien, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Dewan berharap, melalui penganggaran yang terencana dalam APBD 2026, Pemkot Semarang dapat memperkuat layanan publik berbasis lingkungan, termasuk pengembangan transportasi bus Trans Semarang listrik sebagai bagian dari visi besar menjadikan Kota Semarang kota modern yang bersih dan nyaman. (why)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Mangkunegaran Run 2026 Libatkan 7.750 Pelari, Pariwisata dan UMKM Jateng Makin Bergeliat

3 Mei 2026 - 20:25 WIB

Polri Jaga Ketat Final Voli Pordus Ngadirojo

3 Mei 2026 - 18:23 WIB

Jallu Law School Perkuat SDM Hukum, Luncurkan 7 Modul Pelatihan Strategis

3 Mei 2026 - 16:34 WIB

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Sekolah Tani Jadi Pilar Ketahanan Pangan

3 Mei 2026 - 11:21 WIB

Kapolres Demak Apresiasi Kondusivitas May Day, Warga Tunjukkan Kedewasaan dalam Menyampaikan Aspirasi

3 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Jadi Panggung Strategi Pelajar di Dunia E-Sport

3 Mei 2026 - 07:29 WIB

Trending di Daerah