Menu

Mode Gelap
 

Olahraga · 3 Mei 2026 20:25 WIB

Mangkunegaran Run 2026 Libatkan 7.750 Pelari, Pariwisata dan UMKM Jateng Makin Bergeliat


					Mangkunegaran Run 2026 Libatkan 7.750 Pelari, Pariwisata dan UMKM Jateng Makin Bergeliat Perbesar

SURAKARTA, Kabarjateng.id – Perayaan puncak Adeging Mangkunegaran ke-269 berlangsung meriah melalui ajang Mangkunegaran Run 2026 yang menarik 7.750 peserta dari berbagai daerah, Minggu pagi (3/5/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi perlombaan olahraga, tetapi juga menjadi panggung promosi budaya, pariwisata, kesehatan, hingga penggerak ekonomi masyarakat di Kota Surakarta.

Rute lomba dimulai dari Stadion Manahan dan berakhir di kawasan Pura Mangkunegaran.

Sepanjang perjalanan, para pelari menikmati suasana Kota Solo yang berpadu dengan nuansa budaya khas Jawa.

Sambutan hangat warga, penampilan seni tradisional, hingga deretan stan UMKM menambah semarak acara.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai Mangkunegaran Run menjadi contoh nyata sport tourism yang mampu menghidupkan banyak sektor sekaligus.

“Ini sangat mendukung pariwisata Jawa Tengah. Selain promosi wisata, juga menjadi kampanye hidup sehat.

Secara tidak langsung UMKM bergerak, ekonomi masyarakat tumbuh, dan masyarakat menjadi lebih sehat serta bersemangat,” ujar Ahmad Luthfi usai mengikuti kategori 5K.

Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Luthfi hadir bersama Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno dan Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto.

Jumlah Peserta Naik Signifikan

Tahun ini, jumlah peserta meningkat sekitar 40 persen dibanding tahun sebelumnya.

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari tiket pendaftaran yang habis terjual hanya dalam waktu 30 menit setelah panitia membuka registrasi.

Mangkunegaran Run 2026 menjadi bagian penting dari rangkaian perayaan Adeging Mangkunegaran ke-269 dengan tiga kategori lomba, yakni 5K, 10K, dan Half Marathon.

Sekda Jateng Sumarno memulai lomba kategori 10K sekitar pukul 05.00 WIB dari Stadion Manahan.

Setelah itu, Ahmad Luthfi bersama ribuan peserta kategori 5K juga memulai start dari titik yang sama.

Seluruh peserta melintasi jalan protokol Kota Surakarta sebelum akhirnya mencapai garis finis di halaman parkir Pura Mangkunegaran.

Budaya dan Olahraga Berjalan Bersama

Sepanjang lintasan, masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dengan memberi dukungan kepada para peserta.

Dekorasi khas budaya Jawa di area start dan finish semakin memperkuat identitas Mangkunegaran sebagai pusat budaya sekaligus destinasi wisata unggulan.

Ahmad Luthfi mengaku terkesan dengan suasana acara dan keterlibatan masyarakat yang begitu besar.

“Ini bukan hanya seru, tapi luar biasa. Masyarakat sangat antusias. Saya ikut kategori 5K, dan event seperti ini benar-benar bisa menjadi motor penggerak daerah,” katanya.

Menurutnya, tren lari saat ini sudah berkembang menjadi gaya hidup masyarakat modern.

Karena itu, event seperti ini sangat penting untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Chef Arnold dan Pelari Lain Ikut Terkesima

Selain ribuan peserta dari berbagai daerah, acara ini juga melibatkan banyak pelaku UMKM dan pedagang lokal yang memadati area venue serta sepanjang rute lomba.

Kehadiran mereka memperlihatkan besarnya dampak ekonomi dari event olahraga berskala besar.

Chef Arnold Poernomo menjadi salah satu peserta yang ikut merasakan kemeriahan acara.

Ia hadir untuk kedua kalinya dan memuji kualitas penyelenggaraan.

“Ini seru sekali, keren. Start dari Manahan Stadium memberi suasana yang sangat epic. Rutenya jelas, steril, dan udaranya juga sangat nyaman,” ujar Chef Arnold usai mencapai garis finis.

Ia menilai nilai tambah terbesar dari acara ini terletak pada sentuhan budaya yang hadir di sepanjang lintasan.

“Ada nuansa budaya yang terasa sekali, ada tarian juga sepanjang rute. Itu membuat acara ini sangat spesial,” tambahnya.

Peserta lainnya, Yudina Larasati asal Jakarta, juga mengaku kagum dengan konsep acara yang memadukan olahraga dan budaya.

Ia datang bersama rombongan berjumlah 15 orang dan merasa pengalaman tersebut sangat berkesan.

“Saya kira hanya lomba lari biasa, ternyata sepanjang rute banyak pertunjukan seni dan budaya. Seru sekali. Solo benar-benar keren,” ungkapnya. (ar)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polri Jaga Ketat Final Voli Pordus Ngadirojo

3 Mei 2026 - 18:23 WIB

Jallu Law School Perkuat SDM Hukum, Luncurkan 7 Modul Pelatihan Strategis

3 Mei 2026 - 16:34 WIB

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Sekolah Tani Jadi Pilar Ketahanan Pangan

3 Mei 2026 - 11:21 WIB

Kapolres Demak Apresiasi Kondusivitas May Day, Warga Tunjukkan Kedewasaan dalam Menyampaikan Aspirasi

3 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Jadi Panggung Strategi Pelajar di Dunia E-Sport

3 Mei 2026 - 07:29 WIB

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Trending di KABAR JATENG