Menu ✖

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Panen 60 Kg Kangkung, Lapas Semarang Dorong Warga Binaan Makin Mandiri

badge-check


					Panen 60 Kg Kangkung, Lapas Semarang Dorong Warga Binaan Makin Mandiri Perbesar

SEMARANG | Kabarjateng.id – Lahan pertanian di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang kembali menghasilkan.

Sebanyak 60 kilogram kangkung segar dipanen dari program pembinaan kemandirian warga binaan, Jumat (2/10/2026).

Panen dilakukan di area beranggang luar Lapas Kelas I Semarang. Warga binaan bersama petugas dan peserta magang terlibat langsung dalam proses memetik hingga mengumpulkan hasil tanaman.

Hasil panen tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan produktif warga binaan.

Kangkung yang terkumpul selanjutnya disalurkan kepada pihak ketiga penyedia bahan makanan atau Bama untuk diproses dan kembali disuplai sebagai kebutuhan dapur lapas.

Program pertanian ini menjadi salah satu kegiatan pembinaan yang diarahkan untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan.

Selain kangkung, sejumlah tanaman seperti cabai, tomat dan terong juga dibudidayakan.

Bagi warga binaan, aktivitas bercocok tanam juga menjadi kegiatan untuk mengisi waktu secara positif selama menjalani masa pidana.

Mereka dapat belajar merawat tanaman sekaligus memperoleh pengalaman yang dapat dikembangkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas I Semarang mengapresiasi hasil program pembinaan tersebut.

Menurutnya, panen 60 kilogram kangkung menunjukkan bahwa kegiatan pertanian dapat memberikan manfaat nyata.

“Kami sangat bersyukur dengan hasil positif dari program pembinaan kemandirian ini. Hasil panen kangkung sebanyak 60 kilogram akan kami alokasikan ke Bama untuk diproses dan disuplai kembali ke dapur lapas,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada keterampilan warga binaan.

Hasil pertanian juga dapat mendukung ketersediaan bahan makanan untuk kebutuhan di dalam lapas.

Salah seorang warga binaan, WR, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan pertanian.

Baginya, bercocok tanam menjadi aktivitas produktif sekaligus membantu mengurangi kejenuhan selama berada di dalam lapas.

“Saya merasa senang mengikuti kegiatan pertanian di Lapas Kelas I Semarang. Bagi saya, bertani menjadi kegiatan yang produktif sekaligus relaksasi. Semoga program ini bermanfaat bagi kami untuk mengembangkan keterampilan,” ujarnya.

Melalui program tersebut, Lapas Kelas I Semarang berupaya membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat digunakan setelah mereka menyelesaikan masa pidana.

Keterampilan di bidang pertanian diharapkan menjadi salah satu modal bagi warga binaan untuk kembali beraktivitas secara mandiri dan produktif ketika kembali ke lingkungan masyarakat. (lim)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Rumah Dinas Wagub Jateng Jadi Ruang Silaturahmi Warga, Taj Yasin: Ini Rumah Masyarakat

2 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Minta Percepatan Program Tak Mengabaikan Administrasi dan Prajurit

2 Oktober 2026 - 18:42 WIB

31 Prajurit Kodim 0736/Batang Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar

2 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Naik Pangkat, Prajurit Kodim Boyolali Diminta Makin Profesional dan Bertanggung Jawab

2 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Hadapi Kemarau, Polres Demak Tambah Sumur Bor untuk Warga Ngaluran

2 Oktober 2026 - 15:43 WIB

27 Pamen Kodam IV/Diponegoro Naik Pangkat, Pangdam: Bukan Sekadar Simbol di Pundak

2 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Trending di Berita TNI