SEMARANG, Kabarjateng.id – Arus balik dan mudik Lebaran 2026 mulai mereda. Sejumlah pemudik kini meninggalkan jalur tol dan memilih rute alternatif yang menawarkan pengalaman berbeda.
Salah satu jalur favorit yaitu Jalan Salatiga–Magelang via Kopeng, yang menghadirkan perjalanan santai dengan panorama alam memikat.
Alternatif Jalur dengan Sensasi Berbeda
Ruas jalan provinsi ini membentang di lereng Gunung Merbabu.
Jalur ini memiliki karakter menantang dengan tanjakan curam, turunan panjang, serta tikungan tajam.
Meski demikian, kondisi aspal tetap baik sehingga pengendara dapat melintas dengan nyaman jika tetap waspada.
Sepanjang perjalanan, pengemudi menikmati udara sejuk khas pegunungan di ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut.
Lanskap terbuka menampilkan deretan gunung seperti Gunung Merapi, Gunung Telomoyo, dan Gunung Andong yang memperkuat daya tarik jalur ini.
Spot Singgah Favorit Pemudik
Banyak pengguna jalan memilih berhenti sejenak untuk melepas penat.
Kabut tipis yang menyelimuti lembah menciptakan suasana tenang, cocok untuk beristirahat, berfoto, atau menikmati udara segar.
Kawasan Pasar Wisata Kopeng dan rest area setempat menjadi pusat keramaian. Arus kendaraan terlihat padat, namun tetap bergerak lancar.
Pengunjung memanfaatkan momen ini untuk membeli sayuran organik, buah segar, hingga tanaman hias dengan harga terjangkau.
Pasar tersebut memiliki dua area utama, yakni bagian bawah di tepi jalan raya dan bagian atas yang menyatu dengan kawasan wisata.
Tata letak ini memudahkan pengunjung untuk mengakses seluruh area.
Pilihan Jalur Sekaligus Wisata Singkat
Samsul Hadi, pemudik asal Yogyakarta tujuan Depok, sengaja memilih jalur ini.
Ia ingin menikmati perjalanan sekaligus membeli oleh-oleh.
“Sekalian mampir lewat Kopeng, beli buah untuk perjalanan dan istri juga ingin lihat tanaman hias,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Ia mengaku tetap nyaman meski harus melewati tanjakan panjang.
Ia bahkan sempat menunggu cuaca cerah agar dapat melihat pemandangan gunung dengan jelas.
Astina, pemudik asal Bekasi tujuan Gunungkidul, juga memilih jalur Kopeng karena ingin menikmati pemandangan alam.
Ia menyempatkan diri singgah di sela perjalanan.
“Kalau lewat sini bisa sekalian beli buah segar seperti jeruk sunkis dan susu segar buat oleh-oleh,” katanya.
Ia menilai jalur tol terasa membosankan dan berpotensi macet saat Lebaran.
Kunjungan Wisata Meningkat
Sekretaris Desa Kopeng, Nur Hasim, menyebut jumlah wisatawan yang singgah selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini meningkat signifikan.
Ia mencatat, pengunjung lebih banyak berkumpul di kawasan pasar.
Selain pasar, Kopeng menawarkan beberapa destinasi unggulan seperti Merbabu 360, Merbabu Living (rest area), dan Kopeng Treetop.
Pemerintah desa kini menyiapkan pengembangan kawasan dalam program aglomerasi wisata Borobudur–Kopeng–Rawa Pening.
Menurut Nur Hasim, wisatawan kerap singgah di Pasar Kopeng untuk membeli sayuran segar dengan harga terjangkau.
Anak-anak juga dapat menikmati wahana sederhana seperti berkuda.
Selain itu, pengunjung bisa beristirahat di fasilitas rest area yang berada dekat SPBU.
Jalur Kopeng tidak hanya menjadi alternatif perjalanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman mudik yang lebih berkesan dengan perpaduan keindahan alam, udara sejuk, dan aktivitas belanja oleh-oleh khas pegunungan. (liem)






