Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 20 Jan 2026 09:44 WIB

Kinerja Keuangan 2025 Terkelola Baik, Pendapatan Kota Semarang Capai Lebih dari 92 Persen


					Kinerja Keuangan 2025 Terkelola Baik, Pendapatan Kota Semarang Capai Lebih dari 92 Persen Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kota Semarang menunjukkan kinerja pengelolaan keuangan yang stabil dan terukur sepanjang tahun anggaran 2025.

Berdasarkan data realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pendapatan daerah berhasil dibukukan sebesar Rp5,81 triliun atau 92,22 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp6,30 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp5,73 triliun atau setara 88,69 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp6,46 triliun. Capaian tersebut mencerminkan keseimbangan fiskal yang terjaga antara penerimaan dan pengeluaran daerah.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi indikator pengelolaan APBD yang semakin matang, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurutnya, konsistensi dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran menjadi kunci utama menjaga stabilitas keuangan daerah.

“Capaian realisasi pendapatan dan belanja pada tahun 2025 menunjukkan bahwa pengelolaan APBD dilakukan secara hati-hati, namun tetap responsif terhadap kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Agustina.

Dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kota Semarang mampu merealisasikan Rp3,42 triliun atau 87,67 persen dari target Rp3,90 triliun.

Kontributor terbesar PAD masih berasal dari sektor pajak daerah dengan realisasi mencapai Rp2,74 triliun atau 88,57 persen.

Selain itu, retribusi daerah tercatat terealisasi sebesar Rp556,22 miliar atau 79,99 persen dari target yang ditetapkan. Menariknya, pos lain-lain PAD yang sah justru melampaui target secara signifikan, yakni mencapai 130,61 persen.

Agustina menjelaskan, capaian tersebut tidak lepas dari upaya Pemkot Semarang dalam memperkuat sistem pengelolaan pendapatan daerah.

Optimalisasi dilakukan melalui peningkatan kepatuhan wajib pajak, digitalisasi layanan, serta perbaikan tata kelola yang lebih transparan tanpa menambah beban masyarakat.

“Kami berkomitmen mengelola setiap potensi pendapatan secara adil dan akuntabel, sehingga hasilnya dapat kembali dinikmati masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan layanan,” tegasnya.

Di sisi lain, pendapatan transfer dari pemerintah pusat juga menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan realisasi mencapai Rp2,36 triliun atau 99,62 persen dari total anggaran.

Capaian ini turut memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam membiayai berbagai program prioritas.

Adapun realisasi belanja daerah yang mencapai 88,69 persen dinilai mencerminkan belanja yang terkendali dan tepat sasaran.

Pemkot Semarang menegaskan akan terus mendorong efisiensi anggaran seiring dengan peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik bagi warga kota. (day)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Satresnarkoba Polres Boyolali Bongkar Peredaran Obat Terlarang, Satu Pelaku Ditangkap

16 April 2026 - 18:27 WIB

Kasdam IV Diponegoro Ikuti Pembukaan Retreat KPPD, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

16 April 2026 - 17:51 WIB

LSP Koperasi Susun Skema Pendidikan Khusus, Siapkan Manajer KD/KMP Sesuai Kebutuhan Lapangan

16 April 2026 - 17:44 WIB

Wanita di Tempellemahbang Blora Ditemukan Meninggal, Diduga Akhiri Hidup di Samping Rumah

16 April 2026 - 16:54 WIB

Gayatri Jawa Tengah: Gerakan Perempuan Berbasis Budaya dan Kepedulian Sosial

16 April 2026 - 16:22 WIB

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Pemuda Kajoran, Lima Pelaku Peragakan 19 Adegan

16 April 2026 - 16:00 WIB

Trending di Daerah