SEMARANG, Kabarjateng.id – Kebakaran melanda kawasan Pasar Waru, Kota Semarang, pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 23.55 WIB.
Api muncul dari salah satu kios kosong lalu merambat ke sejumlah kios di sekitarnya.
Ketua Paguyuban Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Pasar Waru, Aji Sucipto, menjelaskan informasi awal dari petugas keamanan pasar mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran.
“Api berasal dari kios kosong lalu merembet ke kanan dan kiri. Syukur api cepat padam. Dugaan sementara karena korsleting listrik,” ujarnya.
Damkar Gerak Cepat Kendalikan Api
Warga yang melihat kejadian itu langsung melapor kepada petugas pemadam kebakaran.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang segera mengerahkan lebih dari dua unit mobil pemadam untuk mengendalikan api.
Petugas bergerak cepat sehingga api tidak meluas ke area pasar yang lebih besar.
Langkah itu membantu mencegah kerusakan yang lebih parah dan mengurangi potensi kerugian para pedagang.
Pencegahan Kebakaran Harus Jadi Prioritas
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan instalasi listrik di pasar tradisional.
Kios yang tidak digunakan tetap memiliki risiko tinggi jika jaringan listrik tidak terkontrol dengan baik.
Pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat membutuhkan sistem keamanan yang memadai agar kejadian serupa tidak terulang.
Pencegahan kebakaran harus menjadi perhatian utama demi melindungi pedagang dan aset usaha mereka.
Hingga berita ini terbit, pihak terkait belum menyampaikan keterangan resmi mengenai total kerugian maupun jumlah kios yang terdampak kebakaran tersebut. (di)






