SEMARANG | Kabarjateng.id – Suasana Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momen penuh makna bagi relawan Bolonemase Indonesia Kota Semarang.
Selain menjalankan ibadah kurban, organisasi tersebut juga merayakan hari ulang tahunnya yang ke-3 dengan berbagai aksi sosial di tengah masyarakat.
Pada peringatan tahun ini, relawan Bolonemase Indonesia menyalurkan sejumlah hewan kurban ke berbagai wilayah di Kota Semarang.
Penyaluran dilakukan melalui koordinator lapangan di beberapa kecamatan untuk kemudian diteruskan ke masjid dan warga yang membutuhkan.
Koordinator Bolonemase Indonesia Kota Semarang, Fauzi Ardiansyah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai religius sekaligus membangun solidaritas sosial di lingkungan masyarakat.
“Alhamdulillah tahun ini kami kembali bisa berbagi dengan masyarakat melalui program kurban. Momentum Idul Adha juga bertepatan dengan ulang tahun ketiga Bolonemase Indonesia, sehingga menjadi semangat tambahan bagi para relawan untuk terus bergerak,” ujarnya, Selasa (26/5).
Ia menjelaskan, hewan kurban yang disembelih berasal dari kontribusi sukarela para anggota dan relawan.
Semangat gotong royong tersebut, kata dia, menjadi kekuatan utama organisasi dalam menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Tahun ini, proses penyembelihan dan distribusi kurban dilakukan di delapan kecamatan di Kota Semarang.
Selain membagikan daging kurban, relawan juga turun langsung membantu proses pengolahan hingga pembagian kepada warga.
“Kami ingin hadir bukan hanya saat menyerahkan bantuan, tetapi juga ikut merasakan kebersamaan bersama masyarakat,” kata Fauzi.
Menurutnya, kegiatan kurban tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga memberi dampak positif terhadap roda ekonomi masyarakat.
Permintaan hewan ternak menjelang Idul Adha membantu meningkatkan penghasilan peternak lokal serta membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM.
Aktivitas pendukung seperti distribusi hewan, pengolahan daging, hingga kebutuhan konsumsi masyarakat turut memberikan efek ekonomi yang dirasakan secara langsung.
Selain itu, pembagian daging kurban juga dinilai membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, terutama bagi warga yang jarang menikmati daging dalam kesehariannya.
Fauzi menambahkan, pihaknya ingin menjadikan program kurban sebagai agenda rutin yang terus berkembang setiap tahun.
Ia berharap jumlah hewan kurban yang terkumpul ke depan dapat semakin bertambah sehingga jangkauan penerima manfaat menjadi lebih luas.
“Kami berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Idul Adha harus menjadi momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan,” ungkapnya.
Sejumlah warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas kepedulian relawan Bolonemase Indonesia Kota Semarang.
Mereka menilai kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat dan memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Melalui peringatan hari jadinya yang ketiga, Bolonemase Indonesia Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk terus aktif dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah Kota Semarang. (liem)






