Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 28 Des 2025 10:42 WIB

Gus Yasin Apresiasi Semangat Gen Z Lestarikan Wayang dan Karawitan di HUT ke-4 Sindhu Laras Bocah


					Gus Yasin Apresiasi Semangat Gen Z Lestarikan Wayang dan Karawitan di HUT ke-4 Sindhu Laras Bocah Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, turut hadir dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-4 Sanggar Sindhu Laras Bocah yang digelar di Sanggar Teater Lingkar, Kedungmundu, pada Sabtu (27/12/2025).

Kedatangan pria yang akrab disapa Gus Yasin tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian budaya di kalangan anak muda.

Dalam kesempatan itu, Gus Yasin menyampaikan apresiasinya atas perkembangan sanggar yang terus mengalami peningkatan jumlah anggota dan peminat.

Menurutnya, antusiasme anak-anak dalam mempelajari wayang dan karawitan menjadi bukti bahwa budaya Jawa masih memiliki tempat di hati generasi Z.

“Seingat saya, ini bukan kali pertama saya hadir. Mungkin sudah tiga atau empat kali. Harapan saya, semakin bertambah usia, semakin banyak pula anak-anak muda yang ikut melestarikan kebudayaan,” ungkapnya usai mengikuti rangkaian acara.

Ia berharap semangat nguri-uri budaya seperti yang dilakukan Sindhu Laras Bocah juga mampu menginspirasi teater dan komunitas budaya lainnya di Jawa Tengah untuk lebih aktif menghidupkan seni tradisional.

Pada momen peringatan tersebut, puluhan siswa tampil memukau dengan membawakan kisah karakter Werkudoro.

Sanggar ini awalnya didirikan oleh mendiang Soehartono Padmo Soemarto atau Mas Ton, dan kini diteruskan oleh putra bungsunya yang juga seorang dalang, Ki Sindhunata Gesit Widiharto.

Dalam sambutannya, Gus Yasin sangat mengapresiasi generasi muda yang masih memiliki minat besar terhadap seni pedalangan.

Ia menegaskan, di tengah pesatnya teknologi yang membuat manusia semakin individual, seni budaya memiliki peran penting untuk menjaga nilai sosial dan karakter.

“Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial. Melalui kegiatan seni dan budaya, kita diajak untuk kembali saling berinteraksi, menghargai, dan belajar memberi masukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemajuan teknologi memang tidak bisa dihindari, tetapi tidak seharusnya mengikis nilai kemanusiaan masyarakat Indonesia.

Menurutnya, seni budaya justru dapat menjadi ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antarmanusia.

“Saya lihat jumlah siswanya semakin banyak. Bahkan ada pagelaran rutin Malam Jumat Kliwon. Semoga ke depan bisa menjadi daya tarik wisata yang mendunia dari Semarang,” harapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin.

Ia menyampaikan rasa bangga bahwa Kota Semarang memiliki pagelaran budaya yang konsisten, baik di RRI maupun TBRS, yang terus digerakkan Teater Lingkar.

“Pemerintah Kota Semarang tentu memberikan dukungan penuh. Teruslah berlatih, berkarya, dan banggakan budaya kita sendiri,” ucapnya.

Di akhir acara, Gus Yasin turut memimpin doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan keluarga besar Teater Lingkar serta seluruh siswa Sanggar Sindhu Laras Bocah. (di)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Saat Soeharto Tak Ingin Menjadi Presiden

2 Mei 2026 - 14:30 WIB

May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng

2 Mei 2026 - 08:33 WIB

Ahmad Luthfi Gandeng TNI, Jateng Ubah Gunungan Sampah Jadi Energi Alternatif

2 Mei 2026 - 08:03 WIB

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Trending di KABAR JATENG