Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 18 Apr 2026 16:48 WIB

Gus Labib Tekankan Peran JQHNU: Bangun Jejaring dan Perkuat Solidaritas Huffazh


					Gus Labib Tekankan Peran JQHNU: Bangun Jejaring dan Perkuat Solidaritas Huffazh Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah, KH Mandzhur Labib, menegaskan pentingnya peran Jam’iyyatul Qurra’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) sebagai wadah yang aktif membangun jejaring serta memperkuat solidaritas para penghafal Al-Qur’an.

Menurut Gus Labib, organisasi ini tidak sekadar menghimpun para huffazh, tetapi juga harus menghadirkan kolaborasi nyata di berbagai bidang kehidupan.

“JQHNU harus merawat para penghafal Al-Qur’an agar saling terhubung dan saling menguatkan dalam berbagai aspek,” ujarnya.

Dorong Kemandirian Ekonomi Huffazh

Dalam sambutannya, Gus Labib menekankan pentingnya kemandirian ekonomi bagi para hamalatul Qur’an.

Ia menilai kondisi ekonomi yang baik membantu para penghafal Al-Qur’an menjaga hafalan dengan lebih tenang dan fokus.

“Jika ekonomi mereka kuat, maka mereka bisa lebih khusyuk dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an,” jelasnya.

Perluas Jejaring Pendidikan Tahfizh

Selain ekonomi, Gus Labib juga mendorong penguatan jaringan di sektor pendidikan.

Ia berharap JQHNU dapat melahirkan lebih banyak pesantren tahfizh yang berkualitas dan berkelanjutan.

Ia juga menyoroti tren peningkatan minat masyarakat untuk menghafal Al-Qur’an.

“Jumlah penghafal Al-Qur’an terus bertambah dari waktu ke waktu. Ini peluang besar yang harus kita kelola dengan baik,” katanya.

Apresiasi Dukungan Pemerintah

Gus Labib turut mengapresiasi langkah pemerintah yang semakin memberi perhatian terhadap program tahfizh.

Ia menyebut, saat ini Al-Qur’an tidak hanya berkembang di lingkungan pesantren, tetapi juga mulai masuk ke ranah industri dan media, termasuk program televisi.

“Pemerintah menunjukkan dukungan nyata, salah satunya melalui program beasiswa bagi para penghafal Al-Qur’an,” ungkapnya.

Ingatkan Pentingnya Niat

Meski demikian, Gus Labib mengingatkan agar para penghafal Al-Qur’an tetap meluruskan niat.

Ia menegaskan bahwa mereka tidak boleh menghafal Al-Qur’an hanya untuk mengejar keuntungan duniawi.

“Jangan jadikan beasiswa atau perlombaan sebagai tujuan utama. Niatkan menghafal Al-Qur’an karena Allah SWT, sebagai bentuk menjaga kemurnian Al-Qur’an,” tegasnya.

Harapan untuk Konferwil JQHNU Jateng

Mengakhiri sambutannya dalam pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) JQHNU Jawa Tengah di Aula Dinas Sosial Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026), Gus Labib berharap forum tersebut melahirkan kepemimpinan yang amanah.

“Selamat bermusyawarah. Semoga Konferwil ini menghasilkan pemimpin yang mampu membimbing para hamalatul Qur’an dengan baik,” pungkasnya. (arh)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polda Jateng Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Pekalongan, Satu Pelaku Ditangkap

18 April 2026 - 17:37 WIB

Gagal Salip dari Kiri, Pelajar 17 Tahun Asal Boyolali Meninggal dalam Kecelakaan di Tengaran

18 April 2026 - 17:25 WIB

JQHNU Jateng Tetap Bergerak Meski Kongres PBNU Batal

18 April 2026 - 17:03 WIB

KPK Gandeng Pemkab Pati Perkuat Sistem, Tekan Celah Korupsi dari Hulu ke Hilir

18 April 2026 - 13:04 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ajak Kadin Bergerak Tekan Kemiskinan Ekstrem

18 April 2026 - 09:10 WIB

Dunia Pers Kehilangan, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

18 April 2026 - 06:36 WIB

Trending di Daerah