Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Gus Labib Tekankan Peran JQHNU: Bangun Jejaring dan Perkuat Solidaritas Huffazh

badge-check


					Gus Labib Tekankan Peran JQHNU: Bangun Jejaring dan Perkuat Solidaritas Huffazh Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah, KH Mandzhur Labib, menegaskan pentingnya peran Jam’iyyatul Qurra’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) sebagai wadah yang aktif membangun jejaring serta memperkuat solidaritas para penghafal Al-Qur’an.

Menurut Gus Labib, organisasi ini tidak sekadar menghimpun para huffazh, tetapi juga harus menghadirkan kolaborasi nyata di berbagai bidang kehidupan.

“JQHNU harus merawat para penghafal Al-Qur’an agar saling terhubung dan saling menguatkan dalam berbagai aspek,” ujarnya.

Dorong Kemandirian Ekonomi Huffazh

Dalam sambutannya, Gus Labib menekankan pentingnya kemandirian ekonomi bagi para hamalatul Qur’an.

Ia menilai kondisi ekonomi yang baik membantu para penghafal Al-Qur’an menjaga hafalan dengan lebih tenang dan fokus.

“Jika ekonomi mereka kuat, maka mereka bisa lebih khusyuk dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an,” jelasnya.

Perluas Jejaring Pendidikan Tahfizh

Selain ekonomi, Gus Labib juga mendorong penguatan jaringan di sektor pendidikan.

Ia berharap JQHNU dapat melahirkan lebih banyak pesantren tahfizh yang berkualitas dan berkelanjutan.

Ia juga menyoroti tren peningkatan minat masyarakat untuk menghafal Al-Qur’an.

“Jumlah penghafal Al-Qur’an terus bertambah dari waktu ke waktu. Ini peluang besar yang harus kita kelola dengan baik,” katanya.

Apresiasi Dukungan Pemerintah

Gus Labib turut mengapresiasi langkah pemerintah yang semakin memberi perhatian terhadap program tahfizh.

Ia menyebut, saat ini Al-Qur’an tidak hanya berkembang di lingkungan pesantren, tetapi juga mulai masuk ke ranah industri dan media, termasuk program televisi.

“Pemerintah menunjukkan dukungan nyata, salah satunya melalui program beasiswa bagi para penghafal Al-Qur’an,” ungkapnya.

Ingatkan Pentingnya Niat

Meski demikian, Gus Labib mengingatkan agar para penghafal Al-Qur’an tetap meluruskan niat.

Ia menegaskan bahwa mereka tidak boleh menghafal Al-Qur’an hanya untuk mengejar keuntungan duniawi.

“Jangan jadikan beasiswa atau perlombaan sebagai tujuan utama. Niatkan menghafal Al-Qur’an karena Allah SWT, sebagai bentuk menjaga kemurnian Al-Qur’an,” tegasnya.

Harapan untuk Konferwil JQHNU Jateng

Mengakhiri sambutannya dalam pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) JQHNU Jawa Tengah di Aula Dinas Sosial Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026), Gus Labib berharap forum tersebut melahirkan kepemimpinan yang amanah.

“Selamat bermusyawarah. Semoga Konferwil ini menghasilkan pemimpin yang mampu membimbing para hamalatul Qur’an dengan baik,” pungkasnya. (arh)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Wagub Taj Yasin Beri Pesan untuk Kafilah MTQ Korpri Jateng Sebelum Berlaga di Sulsel

23 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Buruh Bangunan Pilih Umrah, Urungkan Rencana Menikah di Usia Senja

23 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Warga Wanatirta Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Jalan Sehat Berhadiah Sepeda Listrik

23 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Festival Lomba Kuda Lumping Semarakkan HUT ke-25 Partai Demokrat di Pringapus Kabupaten Semarang

23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Bantu Warga Disabilitas Dapatkan Kursi Roda dari PMI Kabupaten Tegal

23 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Ribuan Jamaah Al Khidmah Ath-Thoriqoh Memadati Ponpes Assalafi Al Fitrah Kedinding Surabaya 

23 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Trending di Daerah