Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 15 Feb 2026 21:37 WIB

Enam Hari Pencarian, Remaja Hanyut di Kalimalang Mijen Semarang Ditemukan Meninggal


					Enam Hari Pencarian, Remaja Hanyut di Kalimalang Mijen Semarang Ditemukan Meninggal Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Upaya pencarian terhadap remaja bernama Nadia Eka Kurniawati (13), yang terseret arus Sungai Kalimalang di wilayah Mijen, Kota Semarang, akhirnya mencapai titik akhir.

Tim dari Basarnas Kantor SAR Semarang bersama unsur SAR gabungan menemukan korban pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 14.40 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa tim menemukan korban sekitar tujuh kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Tubuh korban tertimbun material sampah yang terbawa arus banjir. Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati mengingat kondisi medan dan tumpukan material yang menyulitkan akses.

“Tim menyisir aliran sungai secara bertahap hingga akhirnya menemukan korban pada siang hari. Setelah proses identifikasi awal, petugas langsung mengevakuasi jenazah ke rumah duka di wilayah Cangkiran, Mijen,” ujar Budiono.

Sebelumnya, Nadia yang tercatat sebagai siswi SMP Negeri 3 Boja, Kabupaten Kendal, terseret arus saat melintasi jalan desa yang terendam banjir pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 19.25 WIB.

Saat itu, ia berboncengan dengan rekannya, Alifa Ayudia Inara.

Arus deras menghantam sepeda motor yang mereka kendarai hingga keduanya terjatuh ke sungai Kalimalang yang berada di sisi jalan.

Alifa berhasil menyelamatkan diri dengan berpegangan pada bagian tepi sungai.

Namun, Nadia tidak mampu melawan kuatnya arus dan hilang terbawa aliran air yang meluap akibat hujan deras.

Sejak laporan kejadian diterima, tim SAR gabungan langsung menggelar operasi pencarian.

Petugas menyisir aliran sungai dari titik awal korban terjatuh hingga ke hilir, termasuk area mendekati Waduk Jatibarang.

Tim membagi sektor pencarian dan memanfaatkan perahu karet serta alat pendukung lainnya untuk memaksimalkan hasil.

Budiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintasi wilayah rawan banjir, terutama pada malam hari ketika jarak pandang terbatas dan arus sungai sulit diperkirakan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya saat musim hujan melanda.

 

Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Ribuan Personel Gabungan Kawal Aksi Nelayan di Pati dengan Pendekatan Humanis

4 Mei 2026 - 12:43 WIB

HANJOGED Meriahkan Hari Tari, Penari Tengaran Tampil Memukau di RTH Klero

4 Mei 2026 - 11:35 WIB

Resmi Dilantik, PC JATMA Aswaja Kabupaten Jepara Tancap Gas untuk Kemaslahatan Umat

4 Mei 2026 - 11:15 WIB

Polres Tegal Laksanakan Rotasi Jabatan, Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik

4 Mei 2026 - 11:06 WIB

Polda Jateng Sampaikan Informasi Aksi Nelayan di Pati, Warga Diminta Tetap Kondusif

4 Mei 2026 - 10:56 WIB

Mangkunegaran Run 2026 Libatkan 7.750 Pelari, Pariwisata dan UMKM Jateng Makin Bergeliat

3 Mei 2026 - 20:25 WIB

Trending di Daerah