UNGARAN | Kabarjateng.id — Kepedulian masyarakat terhadap sesama kembali didorong melalui pelaksanaan Bulan Dana PMI Kabupaten Semarang Tahun 2026.
Program ini menjadi salah satu sarana untuk menggalang dukungan publik bagi kegiatan kemanusiaan.
Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha mengajak masyarakat dari berbagai kalangan ikut ambil bagian dalam Bulan Dana PMI tersebut.
Menurut Ngesti, dukungan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan Palang Merah Indonesia (PMI), terutama dalam membantu warga yang membutuhkan pertolongan.
Ia menilai semangat berbagi tidak hanya diwujudkan melalui bantuan dalam jumlah besar. Kepedulian sekecil apa pun tetap memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan.
“Setiap kepedulian adalah harapan, setiap bantuan adalah kemanusiaan,” menjadi semangat yang diusung dalam Bulan Dana PMI Kabupaten Semarang 2026.
Pelaksanaan kegiatan ini juga memperoleh dukungan dari sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening, jajaran Forkopimda, serta unsur TNI dan Polri turut memberikan dukungan.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat peran PMI dalam menjalankan berbagai tugas kemanusiaan dan pelayanan sosial di Kabupaten Semarang.
Bulan Dana PMI menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkontribusi terhadap program-program kemanusiaan.
Dana yang dihimpun nantinya dapat mendukung kegiatan serta pelayanan PMI bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui momentum tersebut, PMI Kabupaten Semarang juga ingin membangun kesadaran publik bahwa kepedulian sosial merupakan tanggung jawab bersama.
Masyarakat diajak tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menjaga semangat gotong royong agar semakin kuat di tengah kehidupan sosial.
“Mari kita tumbuhkan kepedulian dan semangat gotong royong melalui Bulan Dana PMI Kabupaten Semarang Tahun 2026. Setiap kepedulian adalah harapan, setiap bantuan adalah kemanusiaan,” demikian ajakan dalam kegiatan tersebut. (ar)






