SEMARANG, Kabarjateng.id – Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kota Semarang melaksanakan pelantikan pengurus baru pada Senin (30/3).
Dalam kegiatan tersebut, Adv Beny Samodra Triambodo, S.T, S.H, M.H resmi menjabat sebagai Ketua FK PKBM Kota Semarang untuk masa bakti 2026–2031.
Peran Strategis PKBM dalam Pendidikan Nonformal
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan lembaga pendidikan nonformal yang masyarakat kelola untuk kepentingan bersama.
PKBM menyediakan layanan pendidikan setara sekolah formal seperti Paket A, B, dan C, serta berbagai kursus keterampilan dan program pemberdayaan ekonomi.
PKBM berlandaskan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Lembaga ini menawarkan fleksibilitas waktu dan biaya, serta mendapat pengakuan dari Dinas Pendidikan sehingga menjadi alternatif bagi masyarakat yang belum mengakses pendidikan formal.
Profil Ketua FK PKBM Kota Semarang
Beny Samodra Triambodo dikenal sebagai pemilik Yayasan Islam Al Barokah sekaligus Kepala Sekolah Islam Al Barokah Kota Semarang.
Lembaga tersebut kini berstatus PKBM yang menyelenggarakan pendidikan jenjang PAUD, TK, hingga SD.
Fokus Program: Peningkatan SDM Pengelola PKBM
Usai pelantikan, Beny menegaskan bahwa FK PKBM Kota Semarang akan memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan organisasi.
Ia mendorong seluruh pengurus PKBM agar mampu mengelola lembaga secara profesional.
“Kami fokus meningkatkan SDM anggota FK PKBM agar mampu mengelola lembaga secara profesional, tidak hanya menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menghasilkan lulusan yang berkualitas, unggul, cerdas, dan berakhlak,” tegasnya.
Penekanan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP
Selain peningkatan SDM, Beny juga menyoroti pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).
Ia mengingatkan seluruh anggota untuk lebih hati-hati dan transparan dalam menggunakan anggaran tersebut.
“Kami juga menekankan kepada seluruh anggota FK PKBM Kota Semarang agar lebih cermat dan bertanggung jawab dalam mengelola dana BOSP yang pemerintah salurkan,” tambahnya.
Komitmen Menekan Angka Tidak Sekolah
FK PKBM Kota Semarang di bawah kepemimpinan Beny juga berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam menekan Angka Tidak Sekolah (ATS).
Melalui peran aktif PKBM, mereka menargetkan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah di Kota Semarang.
Beny berharap keberadaan PKBM mampu menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam memperoleh akses pendidikan yang layak, sekaligus mencetak generasi yang siap bersaing di masa depan. (akh)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.