Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Aset Unissula Efektif Atasi Genangan Air Kawasan Kaligawe Semarang

badge-check


					Rektor Unissula meninjau jalur sudetan genangan air Kaligawe Semarang | dok. Unissula. Perbesar

Rektor Unissula meninjau jalur sudetan genangan air Kaligawe Semarang | dok. Unissula.

SEMARANG, Kabarjateng.id – Aset milik Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang terbukti efektif membantu pemerintah dalam mengatasi genangan air di kawasan Kaligawe.

Lahan kampus Unissula yang dijadikan jalur sudetan kini menjadi solusi penting untuk mengalirkan air dari Kali Sringin menuju kolam retensi Unissula, sehingga mempercepat surutnya banjir yang sempat merendam jalan utama Semarang bagian timur.

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH, meninjau langsung lokasi sudetan tersebut pada Senin (3/11/2025).

Dalam keterangannya melalui laman resmi Unissula, ia menyampaikan bahwa aset tanah kampus yang dimanfaatkan secara sukarela ini telah memberikan dampak besar bagi masyarakat sekitar Kaligawe dan contoh nyata kontribusi perguruan tinggi untuk kepentingan Nasional.

“Hari Senin 3 November 2025, Jalan Kaligawe sudah kering dan bisa dilalui semua kendaraan. Sudetan yang dibangun di atas tanah milik Unissula ini sangat efektif mengatasi banjir. Alhamdulillah Unissula memberikan karya untuk bangsa, dapat berkontribusi mengatasi permasalahan nasional dengan menyediakan tanah secara gratis untuk dibuat sudetan,” ungkap Prof Gunarto.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa aset perguruan tinggi dapat berfungsi lebih dari sekadar sarana akademik.

Dalam hal ini, Unissula Semarang menjadikan lahan kampusnya sebagai bagian dari solusi infrastruktur publik, yang turut mendukung mitigasi banjir di daerah pesisir utara Jawa Tengah.

Rektor Unissula juga menegaskan bahwa keberhasilan penanganan banjir di Kaligawe merupakan hasil kerja sama lintas sektor antara pemerintah dan masyarakat akademik.

“Ada banyak pihak yang berperan penting yakni, Kampus Unissula, Kementerian PUPR, BBWS, BP2JN, BNPB, Gubernur, Wali Kota, juga pihak PU yang memperbaiki jalan berlubang di sepanjang Jalan Kaligawe, serta banyak pihak lainnya. Kami juga mengucapkan terima kasih karena Pak Wapres juga berkunjung memantau penanganan banjir di Kaligawe,” ujarnya.

Pernyataan itu mencerminkan makna jalur sinergi antarinstansi dan dunia pendidikan dalam menangani persoalan Kota Semarang, Jawa Tengah secara bersama.

Kolaborasi untuk jalur sudetan tersebut memperlihatkan bagaimana kerja nyata di tingkat lokal dapat memberikan dampak besar bagi stabilitas dan keselamatan masyarakat secara nasional.

Kini, kondisi Jalan Kaligawe 9yang kembali kering menjadi kabar baik bagi warga Semarang dan Jawa Tengah (Jateng).

Jalan utama yang sebelumnya tergenang hampir lebih dari sepekan kini telah berfungsi normal dan bisa dilalui kendaraan umum maupun logistik.

Bagi masyarakat dan pelaku industri, perbaikan kondisi ini menjadi bukti konkret efektivitas sudetan di lahan aset Unissula Semarang.

Selain jalu sudetan, Kawasan Kaligawe sendiri merupakan jalur vital Kota Semarang, tempat berdirinya ratusan pabrik, gudang, dan fasilitas pendidikan.

Ribuan pekerja menggantungkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Di sepanjang jalur itu juga terdapat rumah sakit dan fasilitas umum penting menjadi bagian dari kehidupan warga Jateng.

Lebih jauh, ruas Jalan Kaligawe memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional.

Jalur ini menjadi penghubung utama arus logistik dari Surabaya menuju Jakarta, yang menopang hingga 75 persen distribusi barang di Pulau Jawa.

Bila jalur tersebut terganggu, dampaknya langsung terasa pada roda ekonomi Semarang hingga nasional.

Pemanfaatan aset Unissula Semarang sebagai jalur sudetan air bukan hanya solusi lokal, tetapi juga langkah strategis untuk menjaga kelancaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Upaya ini menjadi kabar teladan bahwa perguruan tinggi dapat berkontribusi nyata bagi warga Semarang, Jateng, hingga kepentingan nasional melalui pemanfaatan aset yang dimiliki.

 

Editor: Wahyu Hamijaya

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Soroti Penghentian KKMP Sampangan, Dr. Edi Pranoto: Koperasi KDMP Harus Kembali ke Kedaulatan Anggota, Bukan Etalase Korporasi

16 September 2026 - 19:19 WIB

Hari Ozon Sedunia, Bandara Ahmad Yani Terapkan Teknologi Ramah Lingkungan

16 September 2026 - 18:12 WIB

Sekda Jateng Dorong PEPABRI Terlibat Atasi Kemiskinan dan Persoalan Sampah

16 September 2026 - 16:49 WIB

Taj Yasin Dorong Generasi Muda Jadikan Museum sebagai Ruang Belajar Sejarah

16 September 2026 - 16:40 WIB

743 Karateka dari 11 Provinsi Ramaikan Bhayangkara Eager Series II di Semarang

16 September 2026 - 11:42 WIB

MTQ Nasional XXXI di Semarang Buka Ruang bagi Disabilitas Tuli Lewat Tartil Al-Qur’an Isyarat

16 September 2026 - 08:07 WIB

Trending di KABAR JATENG