Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

671 Mahasiswa Unwahas KKN di Kendal, Fokus Tekan Stunting dan Cegah Penyalahgunaan Narkoba

badge-check


					671 Mahasiswa Unwahas KKN di Kendal, Fokus Tekan Stunting dan Cegah Penyalahgunaan Narkoba Perbesar

SEMARANG | kabarjateng.id – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang resmi melepas 671 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXXVII Tahun 2026, Sabtu (25/7).

Selama satu bulan ke depan, para mahasiswa akan mengabdi di berbagai desa di Kabupaten Kendal dengan mengusung program prioritas penanganan stunting, pemberdayaan masyarakat, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Prosesi pelepasan dan pembekalan dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K., S.H., M.Hum., Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dr. Elhamangto Zudhan, M.K.M., Rektor Unwahas Prof. Dr. Ir. Helmi Purwanto, S.T., M.T., IPM, jajaran wakil rektor, serta sivitas akademika Unwahas.

Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber.

Materi pertama disampaikan Wafika Rahmawati, S.Kep., Ns., M.Kes., selaku Administrator Kesehatan Ahli Madya Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat, terutama melalui percepatan penurunan angka stunting.

Selanjutnya, Jamaluddin Ma’ruf, S.Farm., Apt., Koordinator Tim Kerja Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jawa Tengah, membekali mahasiswa mengenai strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Dalam materinya, mahasiswa didorong menjadi agen perubahan yang mampu memberikan edukasi sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan bahaya narkotika.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unwahas, Dr. Agus Riyanto, S.IP., M.Si., mengatakan, sebanyak 671 mahasiswa yang berasal dari 15 program studi akan melaksanakan KKN mulai 27 Juli hingga 27 Agustus 2026.

Mereka akan ditempatkan di 28 desa yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Kendal.

Menurut Agus, pelaksanaan KKN menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat melalui pendekatan kolaboratif.

“Program KKN ini diharapkan mampu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki, membangun kolaborasi dengan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

Ini juga merupakan bagian dari komitmen Unwahas dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama dengan berbagai pihak,” ujar Agus.

Sementara itu, Rektor Unwahas Prof. Dr. Ir. Helmi Purwanto, S.T., M.T., IPM, berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa melalui berbagai program yang disusun berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Ia menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.

“Mahasiswa Universitas Wahid Hasyim harus mampu hadir sebagai agen perubahan, agen pemberdayaan, sekaligus duta kampus yang membawa nilai-nilai intelektualitas, nilai-nilai Aswaja, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kami berharap program-program yang dijalankan mampu memperkuat kemitraan antara Unwahas, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang mandiri, berdaya, dan berkelanjutan,” kata Helmi.

Di kesempatan yang sama, Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K., S.H., M.Hum., menilai mahasiswa memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Menurutnya, pembentukan Sobat Bersinar menjadi langkah untuk memperluas keterlibatan generasi muda dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan mengenai bahaya narkoba, tetapi juga diharapkan mampu menjadi penyambung informasi dan edukasi kepada masyarakat selama menjalankan KKN.

“Hari ini kami tidak hanya memberikan pembekalan tentang bahaya narkoba. Kami ingin mahasiswa KKN Unwahas menjadi Sobat Bersinar, menjadi sahabat sekaligus penggerak pencegahan narkoba di tengah masyarakat. Ketika mereka turun ke desa, pesan tentang Indonesia Bersinar harus ikut mereka gaungkan sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami bahaya penyalahgunaan narkoba dan berani ikut mencegahnya,” tegas Agus Rohmat.

Melalui pelaksanaan KKN Reguler Periode XXXVII Tahun 2026 ini, Unwahas berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan warga dalam mendukung pembangunan desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. (dkp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

RSU Siti Asiyah Bumiayu Hadirkan Layanan Dokter Spesialis Gratis Melalui Program SPELING

25 Juli 2026 - 18:54 WIB

Praktik Togel Beroperasi Terang-terangan di Pasar Hewan Sunggingan Boyolali

25 Juli 2026 - 15:43 WIB

Bandara Ahmad Yani Tanam 6.000 Mangrove untuk Perkuat Perlindungan Pesisir Semarang

25 Juli 2026 - 14:21 WIB

Sekda Jateng Dorong Sinergi Orang Tua, Guru dan Pemerintah Demi Wujudkan Pendidikan Anak Berkualitas

25 Juli 2026 - 13:58 WIB

Rumah Rakyat Jadi Ruang Aspirasi, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Aduan Warga Ditindaklanjuti

25 Juli 2026 - 07:29 WIB

Sekda Jateng Tegaskan APIP Harus Jadi Garda Terdepan Cegah Korupsi dan Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

25 Juli 2026 - 07:15 WIB

Trending di KABAR JATENG