SALATIGA, Kabarjateng.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan pembinaan warga binaan melalui kerja sama lintas sektor.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Salatiga untuk memperkuat sinergi lewat program Desa Binaan.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (30/4/2026) itu berjalan hangat dan penuh semangat kolaborasi.
Program Desa Binaan menjadi upaya strategis untuk membuka ruang pembinaan di luar lingkungan rutan sekaligus mendorong proses reintegrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat.
Melalui program ini, Rutan Salatiga mengajak warga binaan untuk terlibat dalam kegiatan padat karya yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Program tersebut juga menyasar masyarakat umum, khususnya warga yang belum memiliki pekerjaan, sehingga mampu menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas.
Program Desa Binaan menjadi bentuk nyata pengabdian sosial sekaligus sarana pembelajaran bagi warga binaan agar mereka memiliki keterampilan, tanggung jawab, dan kesiapan saat kembali menjalani kehidupan bermasyarakat.
Lurah Salatiga Sambut Positif Program Kolaborasi
Lurah Salatiga, Slamet Subagyo, SE, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan pihak Rutan Salatiga.
Menurutnya, sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah kelurahan dan lembaga pemasyarakatan dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
“Saya merasa senang atas terjalinnya komunikasi yang positif ini. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang luas, baik bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.
Rutan Siapkan Warga Binaan Kembali ke Lingkungan Sosial
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Salatiga, Ruwiyanto, juga mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kelurahan Salatiga dalam mendukung program pembinaan tersebut.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi sarana asimilasi yang nyata bagi warga binaan.
Selain itu, program ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan mereka agar mampu kembali ke lingkungan sosial secara produktif dan mandiri.
“Sinergi ini menjadi bentuk pembinaan yang langsung menyentuh masyarakat. Kami ingin warga binaan memiliki kesempatan untuk belajar, berkontribusi, dan membangun kembali kepercayaan diri mereka,” jelasnya.
Melalui koordinasi ini, Rutan Salatiga berharap hubungan harmonis dengan masyarakat semakin kuat serta membuka peluang lebih besar bagi warga binaan untuk berperan positif dalam kehidupan sosial setelah menyelesaikan masa pembinaan. (ar)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.