MAGELANG, Kabarjateng.id — Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat menutup Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD se-Indonesia di Akademi Militer Magelang, Minggu (19/4/2026).
Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menutup kegiatan ini secara langsung dan menjadikannya momentum penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah serta menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah.
Tekankan Kesiapan Hadapi Ancaman Global
Dalam arahannya, Panglima TNI menyoroti dinamika ancaman global yang semakin kompleks.
Ia mengingatkan dampak konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memicu krisis energi dunia dan memengaruhi stabilitas ekonomi global.
Meski kondisi energi nasional masih terjaga, Panglima tetap meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan.
Ia juga menegaskan bahwa konflik modern tidak lagi terbatas pada kekuatan militer, tetapi juga berkaitan erat dengan penguasaan dan pengelolaan sumber daya alam.
Karena itu, Indonesia harus mengoptimalkan potensi sumber daya demi mendukung kesejahteraan masyarakat.
TNI Perkuat Peran Strategis
TNI terus mendorong penguatan organisasi dengan membentuk satuan kewilayahan dan batalyon baru.
Langkah ini tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga mendukung pembangunan di sektor pertanian, peternakan, dan produksi pangan.
Melalui peran tersebut, TNI menunjukkan komitmennya sebagai kekuatan yang adaptif dan responsif terhadap tantangan zaman, sekaligus berkontribusi langsung dalam pembangunan nasional.
KPPD Jadi Forum Sinkronisasi Kebijakan
KPPD 2026 menghadirkan sekitar 650 peserta dari seluruh Indonesia sebagai wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan DPRD.
Forum ini mendorong sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah serta memperkuat koordinasi antar pimpinan legislatif daerah.
Kodam IV/Diponegoro Dukung Pembangunan Daerah
Kehadiran Pangdam IV/Diponegoro mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah.
Kodam IV/Diponegoro terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mempercepat pembangunan dan memperkokoh ketahanan nasional secara menyeluruh. (candra)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.