Menu

Mode Gelap
 

Kabar Kendal · 8 Feb 2026 06:30 WIB

Tiga Warga Kendal Terseret Arus Sungai Kalibodri, Satu Korban Masih Dalam Pencarian


					Tiga Warga Kendal Terseret Arus Sungai Kalibodri, Satu Korban Masih Dalam Pencarian Perbesar

KENDAL, Kabarjateng.id — Insiden hanyut di Sungai Kalibodri terjadi di Dukuh Kersan, Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Sabtu (7/2/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Tiga warga dilaporkan terseret arus saat beraktivitas di sungai tersebut. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu korban hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Korban selamat masing-masing bernama Fitriyanto Bayu Irawan (29) dan Arif Kurniawan (49), keduanya warga Desa Cepiring, Kecamatan Cepiring.

Adapun korban yang belum ditemukan adalah Muhammad Efendi (35), yang juga berasal dari desa yang sama.
Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menjelaskan, pihak kepolisian segera merespons laporan warga dengan menerjunkan personel ke lokasi kejadian.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata saksi, serta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pencarian korban.

Menurut keterangan saksi, peristiwa bermula ketika ketiga korban berinisiatif menyusuri aliran sungai menggunakan pelampung berupa ban dalam mobil. Mereka berangkat dari Bendungan Juwero sekitar pukul 15.00 WIB dengan tujuan menuju wilayah Cepiring.

Namun saat melintas di bawah jembatan rel kereta api di Desa Tegorejo, pelampung yang digunakan diduga kehilangan keseimbangan hingga ketiganya terjatuh ke sungai.

Dua korban berhasil berenang ke tepi, sedangkan satu korban lainnya terseret arus yang cukup deras.

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan kejadian ini, di antaranya Kapolsek Pegandon bersama anggota Reskrim Polsek Pegandon dan Polres Kendal, petugas BPBD, serta tenaga medis dari Puskesmas Pegandon.

Polisi juga telah mengumpulkan keterangan dari para saksi guna memastikan kronologi kejadian secara lengkap.

Pada Sabtu malam, tim gabungan yang terdiri dari sekitar 35 personel menggelar apel konsolidasi sebelum melakukan pencarian lanjutan.

Namun, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi gelap dan pertimbangan keselamatan petugas.

Kapolsek Pegandon AKP Nugroho Agung Purnomo menyampaikan bahwa pencarian akan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi pukul 07.00 WIB dengan melibatkan unsur gabungan.

Hingga saat ini, tim masih berupaya menemukan korban yang belum ditemukan.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di aliran sungai, terutama saat kondisi arus meningkat, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari. (ra)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Saat Soeharto Tak Ingin Menjadi Presiden

2 Mei 2026 - 14:30 WIB

May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng

2 Mei 2026 - 08:33 WIB

Ahmad Luthfi Gandeng TNI, Jateng Ubah Gunungan Sampah Jadi Energi Alternatif

2 Mei 2026 - 08:03 WIB

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Pemkab Brebes Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau 2026, Fokus Cegah Kekeringan dan Karhutla

2 Mei 2026 - 01:40 WIB

Trending di Daerah