KENDAL | Kabarjateng.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Desa Payung, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal.
Kegiatan yang digelar di Balai Desa Payung pada Sabtu (15/8/2026) tersebut merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa KKN.
Pelaksanaannya menggandeng Rumah Sehat BAZNAS Kendal sebagai mitra dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sejak pagi, warga dari berbagai kelompok usia mulai berdatangan ke lokasi. Lansia, orang dewasa hingga anak-anak mengikuti pemeriksaan yang disediakan secara cuma-cuma.
Pelayanan diawali dengan proses pendaftaran, kemudian dilanjutkan pemeriksaan dasar berupa pengukuran berat badan dan tekanan darah.
Tim medis Rumah Sehat BAZNAS Kendal juga memberikan layanan pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol.
Warga juga memperoleh kesempatan berkonsultasi dengan dokter terkait kondisi kesehatan mereka.
Konsultasi tersebut mencakup penerapan pola hidup sehat serta langkah pencegahan terhadap penyakit kronis.
Selain pemeriksaan dan konsultasi, panitia turut menyediakan vitamin serta obat-obatan secara gratis sesuai hasil pemeriksaan dan kebutuhan peserta.
Pelaksanaan kegiatan turut mendapat perhatian dari Rektor Unwahas Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, S.T., M.T., IPM.
Ia hadir secara langsung untuk melihat pelaksanaan program unggulan mahasiswa KKN di wilayah Kabupaten Kendal.
Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Kecamatan Weleri, perangkat Desa Payung, Ketua BAZNAS Kabupaten Kendal, tim medis Rumah Sehat BAZNAS Kendal, Ketua LPPM Unwahas, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa KKN.
Dalam kesempatan itu, Rektor Unwahas menekankan bahwa KKN bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar memahami persoalan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata.
Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kepekaan sosial dan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama berada di bangku kuliah untuk membantu menyelesaikan persoalan di lingkungan masyarakat.
Ketua LPPM Unwahas Dr. Agus Riyanto, S.IP., M.Si., mengapresiasi kerja sama antara kampus, mahasiswa, pemerintah desa, dan BAZNAS Kendal dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan sosial yang dilakukan mahasiswa tidak berhenti setelah masa KKN selesai.
Menurutnya, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat harus mampu meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan warga dalam jangka panjang.
Antusiasme masyarakat Desa Payung terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Warga mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan dengan tertib hingga acara berakhir.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kesadaran dan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. (lim)






