Menu

Mode Gelap
 

Kabar Kendal · 10 Feb 2026 15:12 WIB

1.199 Calon Jamaah Haji Kendal Ikuti Manasik Terpadu, Terbagi dalam Empat Kloter


					1.199 Calon Jamaah Haji Kendal Ikuti Manasik Terpadu, Terbagi dalam Empat Kloter Perbesar

KENDAL, Kabarjateng.id – Sebanyak 1.199 calon jamaah haji asal Kabupaten Kendal dipastikan akan menunaikan ibadah haji pada tahun 2026.

Guna meningkatkan kesiapan fisik, mental, dan pemahaman tata cara ibadah, para calon jamaah haji mengikuti rangkaian manasik haji yang digelar selama lima hari dan terbagi dalam 13 kelompok wilayah kecamatan.

Kegiatan diawali dengan Manasik Haji Terpadu tingkat Kabupaten Kendal yang berlangsung di Pendopo Tumenggung Bahurekso pada Senin (9/2/2026).

Setelah pembukaan tersebut, pelaksanaan manasik dilanjutkan di masing-masing wilayah kecamatan sesuai pembagian kelompok.

Acara tingkat kabupaten dibuka langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari.

Dalam sambutannya, Bupati Kendal mengajak seluruh calon jamaah untuk mengikuti setiap materi manasik secara serius dan disiplin.

Menurutnya, manasik bukan sekadar agenda formal, melainkan bekal penting agar jamaah mampu menjalankan rangkaian ibadah haji dengan mandiri dan tertib saat berada di Tanah Suci.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta memperkuat kesiapan mental dan spiritual sejak jauh hari.

Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kendal, Moch Zainal Muttakin, menjelaskan bahwa jamaah haji Kendal tahun ini terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yaitu Kloter 18, 19, 20, dan 21.

Ia merinci, Kloter 18 akan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Batang dengan jumlah sekitar 330 orang, sedangkan Kloter 21 akan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Semarang sebanyak 174 orang.

Zainal menambahkan, terdapat sejumlah perubahan dalam penyelenggaraan haji tahun ini dibanding tahun sebelumnya.

Salah satunya adalah pengelolaan yang kini berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah.

Selain itu, jumlah syarikah yang menangani layanan jamaah juga mengalami penyesuaian, dari delapan menjadi dua pihak penyedia layanan.

Terkait kondisi cuaca, musim haji tahun ini diperkirakan berlangsung pada periode musim dingin.

Oleh karena itu, materi terkait kesehatan dan adaptasi lingkungan akan diberikan secara khusus dalam manasik tingkat kecamatan dengan melibatkan Dinas Kesehatan setempat.

Ia juga mengungkapkan bahwa jamaah tertua asal Kendal tahun ini berusia 94 tahun.

Rencananya, keberangkatan jamaah akan dilakukan pada April 2026 dan masuk dalam gelombang pertama.

Sebagai tambahan informasi, perbedaan utama antara gelombang pertama dan kedua terletak pada rute perjalanan.

Jamaah gelombang pertama akan tiba di Madinah terlebih dahulu untuk menjalani ibadah Arbain sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Sementara itu, jamaah gelombang kedua akan mendarat di Jeddah, langsung menuju Makkah, dan baru melaksanakan rangkaian ibadah di Madinah menjelang akhir perjalanan. (arh)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Saat Soeharto Tak Ingin Menjadi Presiden

2 Mei 2026 - 14:30 WIB

May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng

2 Mei 2026 - 08:33 WIB

Ahmad Luthfi Gandeng TNI, Jateng Ubah Gunungan Sampah Jadi Energi Alternatif

2 Mei 2026 - 08:03 WIB

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Trending di KABAR JATENG