Menu

Mode Gelap
 

Kabar Grobogan

Patroli Gabungan Perhutani dan LMDH Perkuat Pengamanan Hutan di BKPH Tanggung

badge-check


					Patroli Gabungan Perhutani dan LMDH Perkuat Pengamanan Hutan di BKPH Tanggung Perbesar

GROBOGAN, Kabarjateng.idPerum Perhutani BKPH Tanggung terus memperkuat pengamanan kawasan hutan. Asper/KBKPH Tanggung, Wagiyono, memimpin langsung patroli gabungan bersama mantri, KRPH, mandor se-BKPH Tanggung, serta anggota LMDH Jati Agung di petak 124 RPH Brabo, Selasa (27/4/2026).

Kegiatan patroli dimulai usai apel pagi dan pengarahan di halaman kantor BKPH Tanggung.

Seluruh peserta kemudian menyusuri kawasan hutan sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan keamanan hutan (Gukamhut).

Petugas berjalan kaki menyusuri petak 124 RPH Brabo sambil memantau kondisi lapangan.

Langkah ini bertujuan memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta mencegah berbagai potensi gangguan seperti pencurian kayu, perambahan liar, kebakaran hutan, hingga ancaman bencana alam.

Patroli tersebut juga melibatkan Nofar, anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Agung, yang menggarap lahan di kawasan tersebut.

Keterlibatan masyarakat ini menjadi bentuk sinergi nyata antara Perhutani dan warga sekitar hutan dalam menjaga kelestarian kawasan.

Perhutani Libatkan Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan

Administratur/KKPH Semarang, Misa Ekaristi, melalui Asper/KBKPH Tanggung Wagiyono menegaskan patroli gabungan menjadi langkah konkret dalam menjaga kawasan hutan dari berbagai ancaman.

Menurutnya, hutan memiliki fungsi strategis dari sisi ekologi, ekonomi, hingga sosial sehingga membutuhkan perhatian dan pengamanan bersama dari seluruh pihak.

“Patroli gabungan ini menjadi langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan hutan seperti pencurian kayu, perambahan, kebakaran, maupun bencana alam.

Dengan sinergi yang kuat antara Perhutani, LMDH, dan masyarakat desa hutan, kami optimistis pengelolaan hutan dapat berjalan lebih aman dan berkelanjutan,” ujar Wagiyono.

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat sekitar hutan dalam menjaga kelestarian hutan sebagai aset negara yang harus dilindungi bersama.

“Kolaborasi antara Perhutani, aparat keamanan, LMDH, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan kondisi hutan yang aman dan kondusif.

Melalui patroli ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih baik dan meningkatkan kesadaran bersama,” tambahnya.

Warga Sekitar Hutan Siap Ikut Mengawasi

Sementara itu, Nofar dari LMDH Jati Agung menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan.

Menurutnya, hutan memiliki nilai penting sebagai penopang lingkungan sekaligus sumber kehidupan masyarakat sekitar.

“Kami warga sekitar hutan siap membantu menjaga dan mengawasi kawasan ini. Ini menjadi tanggung jawab bersama karena hutan yang lestari akan memberi manfaat besar bagi anak cucu kita nanti,” tegas Nofar.

Ia menambahkan, patroli gabungan membuat masyarakat yang mengelola lahan di kawasan hutan merasa lebih aman dan nyaman.

Selain itu, kesadaran untuk menjaga kelestarian hutan juga semakin meningkat.

Dengan adanya patroli gabungan ini, Perhutani berharap keamanan kawasan hutan di wilayah BKPH Tanggung, khususnya petak 124 RPH Brabo, tetap terjaga dengan baik serta hubungan kemitraan antara Perhutani dan masyarakat semakin harmonis demi kelestarian hutan yang berkelanjutan. (di)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Muh Haris Terpilih Pimpin Mathla’ul Anwar Jateng, Bawa Semangat Baru untuk Organisasi

13 September 2026 - 22:40 WIB

Usai Ribuan Orang Bubarkan Diri, Petugas Langsung Sapu Bersih Kawasan MTQ Semarang

13 September 2026 - 21:46 WIB

Pengurus PWI Surakarta Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Munir Tekankan Tantangan Pers di Era Digital

13 September 2026 - 21:28 WIB

Babinsa dan Forkopimcam Ajak Warga Karanggeneng Peduli Kebersihan dan Kesehatan

13 September 2026 - 19:32 WIB

Bus PO Tunas Muda Terbakar Hebat di Tol Batang-Semarang, 15 Penumpang Dievakuasi

13 September 2026 - 19:09 WIB

Aduan Warga Masuk Lewat 110, Polisi Bongkar Judi Dadu Digital di Pos Kamling Kudus

13 September 2026 - 17:56 WIB

Trending di Daerah