Menu

Mode Gelap
 

Kabar Demak · 3 Feb 2026 15:49 WIB

Satlantas Polres Demak Gelar Razia Kendaraan di Alun-alun, Puluhan Pelanggar Ditindak


					Satlantas Polres Demak Gelar Razia Kendaraan di Alun-alun, Puluhan Pelanggar Ditindak Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak melaksanakan kegiatan penertiban kendaraan bermotor di kawasan Alun-alun Demak, Selasa (3/2/2026).

Razia tersebut merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Candi 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah guna meningkatkan keselamatan berlalu lintas.

Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Satlantas Polres Demak, Unit Pelaksana Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Demak, serta Jasa Raharja.

Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Demak, AKP Thoriq Aziz, dengan sasaran utama pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan dan kepatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta memberikan imbauan langsung kepada pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan.

Selain penindakan, edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama kegiatan tersebut.

Dari hasil razia, petugas mencatat sebanyak 44 pelanggar lalu lintas. Mayoritas pelanggaran disebabkan pengendara yang tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK saat pemeriksaan.

Meski demikian, penindakan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif.

AKP Thoriq Aziz menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan kunci utama keselamatan bersama.

“Melalui operasi ini, kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu lalu lintas, serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sasaran operasi meliputi penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak memakai helm atau sabuk pengaman, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, hingga melebihi batas kecepatan.

Menurut AKP Thoriq Aziz, Operasi Keselamatan Candi 2026 juga menjadi langkah awal dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, yang akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

“Harapannya, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga situasi lalu lintas di Kabupaten Demak tetap aman, tertib, dan lancar, terutama menjelang momentum mudik Idul Fitri,” pungkasnya.

 

Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Saat Soeharto Tak Ingin Menjadi Presiden

2 Mei 2026 - 14:30 WIB

May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng

2 Mei 2026 - 08:33 WIB

Ahmad Luthfi Gandeng TNI, Jateng Ubah Gunungan Sampah Jadi Energi Alternatif

2 Mei 2026 - 08:03 WIB

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Pemkab Brebes Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau 2026, Fokus Cegah Kekeringan dan Karhutla

2 Mei 2026 - 01:40 WIB

Trending di Daerah